Mastel Minta Kominfo Kembali ke Peran Pembina

Senin, 03 November 2014 - 17:47 WIB
Mastel Minta Kominfo...
Mastel Minta Kominfo Kembali ke Peran Pembina
A A A
JAKARTA - Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengembalikan fungsinya sebagai lembaga pembina. Hal ini untuk menciptakan kepastian hukum dan investasi terutama di sektor informatika.

Ketua Umum Mastel, Setyanto P Santosa mengatakan, dengan adanya regulasi yang jelas, maka bisa lebih memberi kepercayaan terhadap pelaku industri telekomunikasi nasional. Untuk itu asosiasinya telah memberikan sejumlah data dan gagasan kepada pemerintahan baru, dengan tujuan memperbaiki dan mengatasi sejumlah permasalahan.

"Kita harapkan tentang peraturan yang ada di Undang-undang (UU) No 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi harus segera direvisi karena sudah tidak sesuai lagi. Misalnya, peran pemerintah dalam pembangunan. Pemerintah tidak ada peran itu karena mereka hanya membina," jelas Setyanto kepada sejumlah media di Kantor Pusat Mastel di Jakarta, Senin (3/11/2014).

Menurutnya, saat ini pelaku usaha di sektor informatika masih mengalami ketidakpastian hukum. Hal tersebut, terkait dengan adanya kasus Indosat Mega Media (IM2). Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta terhadap anak usaha PT Indosat Tbk tersebut, tidak hanya menyebabkan ketidakpastian pada pelaku industri telematika, tapi juga pemangku kepentingan lain.

"Kami sudah paparkan masalah ini ke Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, dia siap untuk menyusun dan akan membahas dengan kementerian terkait. Nanti kami akan melanjutkan pertemuan, hari ini dalam rangka kunjungan pertema Menkominfo," imbuhnya.

Untuk diketahui, kasus yang melibatkan IM2 terkait penyelenggaraan 3G di frekuensi 2,1 GHz antara Indosat dan IM2 berujung putusan pengadilan bahwa model bisnis IM2 tersebut menyalahi aturan.

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta juga telah menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara terhadap mantan Direktur Utama Indosat Mega Media dan Presiden Direktur IM2 Indar Atmanto dan denda Rp300 juta subsider kurungan enam bulan.
(dmd)
Berita Terkait
50 Juta Masyarakat Indonesia...
50 Juta Masyarakat Indonesia Ditargetkan Melek Literasi Digital pada 2024
Netizen Apresiasi BAKTI...
Netizen Apresiasi BAKTI Buat Indonesia Terkoneksi
Menkominfo: Layanan...
Menkominfo: Layanan Telemedisin Jadi Agenda Percepatan Digital
Literasi Digital Penting...
Literasi Digital Penting agar Masyarakat Tidak Mudah Tertipu
Sejumlah Strategi dan...
Sejumlah Strategi dan Inovasi ISKI hingga 2024
Rilis Single Baru, HIVI!...
Rilis Single Baru, HIVI! dan Kemenkominfo Edukasi Anak Muda Melek Literasi Digital
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
8 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
14 jam yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
14 jam yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
18 jam yang lalu
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
22 jam yang lalu
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
2 hari yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved