Meliuk di Bali Bersama New Fiesta Ecoboost 1.0 Liter
Jum'at, 15 Agustus 2014 - 10:38 WIB
Meliuk di Bali Bersama New Fiesta Ecoboost 1.0 Liter
A
A
A
ATAS undangan PT Ford Motor Indonesia (FMI), Sindonews beserta sejumlah rekan media otomotif, mendapat kesempatan merasakan langsung performa New Fiesta EcoBoost 1.0 liter di Bali. Acara bertajuk "New Fiesta EcoBoost Media Ride & Drive" belangsung selama dua hari 11-12 Agustus 2014. Dalam kesempatan kali ini, para awak media diajak menikmati keindahan alam, sembari menjajal keunggulan mesin 1.0 liter yang meraih penghargaan mesin terbaik dunia tiga kali berturut-turut ini.
Pada hari pertama, bertolak dari bandara Internasional Ngurah Rai, Sindonews duduk sebagai penumpang belakang menemani rekan dari Warta Ekonomi dan Blackxperience yang lincah membawa mobil seharga Rp240–280 jutaan OTR Jabodetabek ini, menuju Ketupat Resto untuk makan siang. Setelah puas menikmati sajian asli Pulau Dewata, perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pandawa Beach dan Blue Heaven untuk makan malam.
Indahnya pemandangan menuju Pandawa Beach makin lengkap berkat kontur jalan yang berkelok-kelok. Inilah saat yang tepat jika ingin menjajal fitur Electronic Stability Program (ESP). Fitur yang diklaim dapat membantu mengendalikan mobil sepanjang waktu, terutama pada jalan licin. Benar saja, menurut rekan yang membawa, mobil seolah dikoreksi jika pengendalian sedikit liar.


Sebagian besar orang tentu akan terbantu dengan fitur ini, karena mobil akan bersahabat dengan jalan meski pengendalian kurang. Namun bagi mereka yang ingin merasakan sensasi berkendara tanpa harus dikoreksi dapat juga menonaktifkan sistem ini. Fitur ESP di New Fiesta EcoBoost dapat dipakai atau tidak, sesuai kehendak pengemudi yang dikontrol melalui menu utama di konsol tengah.
Kami juga menjajal fitur-fitur canggih New Fiesta EcoBoost yang ramah seperti Ford SYNC, Rear Parking Sensors, Hill Launch Assist, Auto Colling AC dan Smart Keyless Entry. Khusus untuk Hill Launch Assist, Sindonews merasakan sendiri bagaimana fitur ini memudahkan pengemudi ketika mobil hendak "menggantung" di tanjakan. Ketika mobil mengerem ditanjakan, cukup lepas rem sedikit dan mesin dapat menahan mobil selama 2-3 detik.
Di hari kedua, sebanyak delapan unit New Fiesta dijajal melewati jalan tol Bali Mandara, menuju objek wisata Kamasan, Bali yang berlokasi di desa Tojan Kabupaten Klungkung. Power mesin 1.000 cc baru benar-benar terasa di sini.

Sejak masuk pintu tol sejumlah rekan sudah penasaran dan tanpa ragu menginjak pedal gas dalam-dalam. Sayang, mobil tidak boleh keluar barisan dan harus "patuh" di belakang Patwal. Kendati demikian, kami merasakan tenaga mobil ini memang mumpuni untuk mobil kecil. Turbo yang diusung sudah terasa di putaran bawah sekitar 1.500rpm.
Puas menikmati obyek wisata di desa KamasanBali yang merupakan pengrajin uang kepeng Bali (hiasan khas Bali). Rombongan meneruskan perjalanan ke Museum Antonio Blanco di Ubud. Kontur jalan menuju Ubud kami nikmati benar disini, jalan landai dan tidak terlalu ramai, tapi begitu masuk di Ubud, macet membuyarkan perjalanan kami. Kendati demikian Sindonews sadar, acara ini memang ditujukan untuk menguji keterampilan mobil ini di daerah perkotaan.

Sepanjang Monkey Forest, jalan penuh sesak karena waktu memang sudah mepet sekitar pukul 15.00 WIT, turis membanjiri jalan dan Patwal kami tidak bisa berbuat banyak. Alhasil di mobil, kami bertiga berkesimpulan bahwa New Fiesta adalah kendaraan yang menyenangkan dikendarai. Mesin terbaik dunia ini tidak perlu diragukan lagi untuk sekedar kebut-kebutan singkat di dalam kota.
Sedikit yang menganjal ialah soal harga jual yang kami kira sedikit mahal. Maklum mind-set masih tertahan pada anggapan "mesin kecil harga bersaing". Namun tidak adil jika harga dijadikan pertimbangan utama. Karena sejatinya fitur-fitur canggih di mobil ini dirasa cukup sebanding dengan harga yang ditawarkan FMI.
Pada hari pertama, bertolak dari bandara Internasional Ngurah Rai, Sindonews duduk sebagai penumpang belakang menemani rekan dari Warta Ekonomi dan Blackxperience yang lincah membawa mobil seharga Rp240–280 jutaan OTR Jabodetabek ini, menuju Ketupat Resto untuk makan siang. Setelah puas menikmati sajian asli Pulau Dewata, perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pandawa Beach dan Blue Heaven untuk makan malam.
Indahnya pemandangan menuju Pandawa Beach makin lengkap berkat kontur jalan yang berkelok-kelok. Inilah saat yang tepat jika ingin menjajal fitur Electronic Stability Program (ESP). Fitur yang diklaim dapat membantu mengendalikan mobil sepanjang waktu, terutama pada jalan licin. Benar saja, menurut rekan yang membawa, mobil seolah dikoreksi jika pengendalian sedikit liar.


Sebagian besar orang tentu akan terbantu dengan fitur ini, karena mobil akan bersahabat dengan jalan meski pengendalian kurang. Namun bagi mereka yang ingin merasakan sensasi berkendara tanpa harus dikoreksi dapat juga menonaktifkan sistem ini. Fitur ESP di New Fiesta EcoBoost dapat dipakai atau tidak, sesuai kehendak pengemudi yang dikontrol melalui menu utama di konsol tengah.
Kami juga menjajal fitur-fitur canggih New Fiesta EcoBoost yang ramah seperti Ford SYNC, Rear Parking Sensors, Hill Launch Assist, Auto Colling AC dan Smart Keyless Entry. Khusus untuk Hill Launch Assist, Sindonews merasakan sendiri bagaimana fitur ini memudahkan pengemudi ketika mobil hendak "menggantung" di tanjakan. Ketika mobil mengerem ditanjakan, cukup lepas rem sedikit dan mesin dapat menahan mobil selama 2-3 detik.
Di hari kedua, sebanyak delapan unit New Fiesta dijajal melewati jalan tol Bali Mandara, menuju objek wisata Kamasan, Bali yang berlokasi di desa Tojan Kabupaten Klungkung. Power mesin 1.000 cc baru benar-benar terasa di sini.

Sejak masuk pintu tol sejumlah rekan sudah penasaran dan tanpa ragu menginjak pedal gas dalam-dalam. Sayang, mobil tidak boleh keluar barisan dan harus "patuh" di belakang Patwal. Kendati demikian, kami merasakan tenaga mobil ini memang mumpuni untuk mobil kecil. Turbo yang diusung sudah terasa di putaran bawah sekitar 1.500rpm.
Puas menikmati obyek wisata di desa KamasanBali yang merupakan pengrajin uang kepeng Bali (hiasan khas Bali). Rombongan meneruskan perjalanan ke Museum Antonio Blanco di Ubud. Kontur jalan menuju Ubud kami nikmati benar disini, jalan landai dan tidak terlalu ramai, tapi begitu masuk di Ubud, macet membuyarkan perjalanan kami. Kendati demikian Sindonews sadar, acara ini memang ditujukan untuk menguji keterampilan mobil ini di daerah perkotaan.

Sepanjang Monkey Forest, jalan penuh sesak karena waktu memang sudah mepet sekitar pukul 15.00 WIT, turis membanjiri jalan dan Patwal kami tidak bisa berbuat banyak. Alhasil di mobil, kami bertiga berkesimpulan bahwa New Fiesta adalah kendaraan yang menyenangkan dikendarai. Mesin terbaik dunia ini tidak perlu diragukan lagi untuk sekedar kebut-kebutan singkat di dalam kota.
Sedikit yang menganjal ialah soal harga jual yang kami kira sedikit mahal. Maklum mind-set masih tertahan pada anggapan "mesin kecil harga bersaing". Namun tidak adil jika harga dijadikan pertimbangan utama. Karena sejatinya fitur-fitur canggih di mobil ini dirasa cukup sebanding dengan harga yang ditawarkan FMI.
(dyt)