T-Mobile Gandakan Usaha Pengembalian SMS Premium

Jum'at, 04 Juli 2014 - 08:50 WIB
T-Mobile Gandakan Usaha...
T-Mobile Gandakan Usaha Pengembalian SMS Premium
A A A
BONN - T-Mobile akhirnya menanggapi tuduhan Federal Communications Commission (FCC) terkait dugaan penipuan atas pemberlakukan biaya layanan SMS Premium tanpa izin pengguna merek tersebut. Kali ini bukan berupa sanggahan saja, tapi perusahaan asal Jerman ini akan menunjukkan kesungguhan dengan melipatgandakan usaha mereka atas pengembalian dana pengguna yang merasa dirugikan.

Dilansir dari Ubergizmo, Jumat (4/7/2014), keputusan tersebut disampaikan oleh CEO T-Mobile, John Legere. Dirinya yakin perusahaan tidak melakukan keselahan, namun sebagai bentuk pelayanan terhadap pengguna merek ini, pihaknya akan lebih proaktif.

"Untuk memastikan bahwa kita melakukan hal yang benar, saya telah menginstruksikan tim pemasaran dan layanan pelanggan untuk menggandakan usaha mereka dalam pengembalian kepada semua pelanggan yang berpotensi terkena dampak, saat ini dan masa lalu, yang percaya bahwa mereka tertagih atas layanan SMS Premium yang tidak mereka inginkan," paparnya.

Legere menambahkan, program ini diluncurkan selama beberapa hari. "Dalam hal apapun kami tidak yakin apakah ini mengakhiri inkuisisi FCC dari T-Mobile. Tapi untuk pelanggan yang didakwa, di sini berharap kalian akan mendapatkan pengembalian dana Anda segera," ucapnya.

Beberapa bukti juga disampaikan Legere, kalau perusahaan telah menghentikan layanan SMS Premium sejak 2013. Sebelumnya, T-Mobile bersifat proaktif menyampaikan penghentian ini kepada seluruh penggunanya.
(dyt)
Berita Terkait
Data Pribadi Pengguna...
Data Pribadi Pengguna T-Mobile Dibajak Habis-Habisan
Kemenangan Bersejarah...
Kemenangan Bersejarah Terence Crawford di T-Mobile Arena
SpaceX Luncurkan Konstelasi...
SpaceX Luncurkan Konstelasi Starlink Baru untuk T-Mobile, Ini Kecanggihannya
Ini Fitur Canggih T...
Ini Fitur Canggih T Intouch di New Toyota Fortuner 2024: Konektivitas dan Keamanan Maksimal
Harta Karun Langka Uni...
Harta Karun Langka Uni Soviet Jatuh ke Tangan AS, Peralatan Perang yang Diproduksi Terbatas
Cara Mengatasi Paket...
Cara Mengatasi Paket Gagal Kirim di J&T
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
1 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
2 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
6 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
6 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
7 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
8 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved