Panel Surya Eropa Lebih Hijau dari China

Sabtu, 31 Mei 2014 - 12:41 WIB
Panel Surya Eropa Lebih...
Panel Surya Eropa Lebih Hijau dari China
A A A
BUCHAREST - Sebuah makalah yang baru direncanakan akan diterbitkan dalam edisi Juli Jurnal Solar Energy, spesialis Northwestern University dan Departemen Energi di Amerika Serikat (AS) berpendapat bahwa panel surya Eropa yang lebih hijau, dibandingkan buatan China.

Dilansir Softpedia, Sabtu (31/5/2014), pernyataan itu merujuk pada, para peneliti melihat daya yang dihasilkan oleh panel surya di seluruh negara-negara anggota Uni Eropa lebih bersih daripada yang dihasilkan oleh panel surya beroperasi di China.

Apa yang menarik perhatian mereka adalah fakta bahwa bisnis manufaktur panel surya yang lebih berkelanjutan dan lebih ramah lingkungan terdapat di Eropa dari pada di China.

Lebih tepatnya, tampak bahwa proses manufaktur di China menggunakan lebih banyak energi dan memiliki jejak karbon lebih tinggi dibanding di Eropa. Oleh karena itu, panel surya yang dihasilkan bisa dikatakan tidak ramah lingkungan seperti ang diharapkan orang banyak.

"Kami memperkirakan bahwa jejak karbon panel surya adalah dua kali lebih tinggi jika dibuat di China dan digunakan di Eropa. Dibandingkan dengan yang dibuat secara lokal dan digunakan di Eropa," kata Penulis Studi dan Kimia serta Spesialis Rekayasa Biologis, Fengqi You.

Selain itu, mereka membakar lebih banyak energi ketika sedang diproduksi. Panel surya buatan China perlu bekerja sekitar 20-30% lebih lama dan lebih keras untuk menghasilkan daya bersih yang cukup untuk menebus energi yang masuk.
(dyt)
Berita Terkait
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Listrik PLN, Pabrik di Sukabumi Gunakan Atap Panel Surya
Efisiensi Energi, Lippo...
Efisiensi Energi, Lippo Malls Terapkan Teknologi Solar Panel
Tesla Ciptakan Atap...
Tesla Ciptakan Atap Surya Futuristik, Selamat Tinggal Tagihan Listrik
Terobosan Baru, Ilmuwan...
Terobosan Baru, Ilmuwan Ciptakan Pulau Panel Surya Terapung
Danantara Kantongi Investasi...
Danantara Kantongi Investasi Rp23,7 Triliun Bangun Pabrik Panel Surya
Tesla Kembali Tersandung...
Tesla Kembali Tersandung Masalah, Kali Ini Gara-gara Panel Surya
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
2 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
4 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
4 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
4 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
4 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved