Ahrendts Bikin Gebrakan
Selasa, 20 Mei 2014 - 13:55 WIB
Ahrendts Bikin Gebrakan
A
A
A
BARU-BARU ini Apple menyewa bos ritel baru mantan CEO Burberry, Angela Ahrendts. Dilansir dari BGR, Selasa (20/5/2014) 9to5Mac mengatakan bahwa dia memiliki rencana besar, yakni perombakan operasi ritel Apple.
Perubahan terbesar yang Ahrendts lakukan adalah menambahkan lebih banyak integrasi pembayaran mobile ke toko ritel Apple untuk menghapuskan batasan antara toko online dan toko fisik Apple untuk meningkatkan pengalaman bagi pelanggan Apple.
Hal ini sebagai bentuk pengembangan platform Apple secara komprehensif terhadap pembayaran mobile yang ditujukan untuk memudahkan pemilik iPhone dan iPad membeli barang secara online. Kemungkinan besar dengan bantuan sensor biometrik seperti sidik jari scanner iPhone 5s.
Selain fokus pada pembayaran mobile, menurut laporan 9to5Mac mengatakan bahwa Ahrendts merencanakan perombakan penjualan Apple Store dengan sistem end-to-end yang akan mendesain ulang apa yang terjadi. Mulai dari titik dimana pelanggan menemukan produk yang ingin dibeli, bagaimana mereka mendiskusikan produk dengan karyawan Apple Store, hingga mereka membayar produk tersebut.
Ahrendts juga akan menghabiskan waktu meningkatkan kehadiran ritel Apple dan operasinya hingga ke China. Dia melihat pentingnya menjaga perusahaan berkembang untuk dekade berikutnya.
Laporan 9to5Mac juga mengungkapkan bahwa karyawan ritel Apple yang telah bertemu dengan Ahrendts, tampaknya tidak dapat menemukan hal-hal baik tentang dia. Sebagian dari menganggap dia berdiri secara kontras dengan mantan bos ritel Apple John Browett.
Perubahan terbesar yang Ahrendts lakukan adalah menambahkan lebih banyak integrasi pembayaran mobile ke toko ritel Apple untuk menghapuskan batasan antara toko online dan toko fisik Apple untuk meningkatkan pengalaman bagi pelanggan Apple.
Hal ini sebagai bentuk pengembangan platform Apple secara komprehensif terhadap pembayaran mobile yang ditujukan untuk memudahkan pemilik iPhone dan iPad membeli barang secara online. Kemungkinan besar dengan bantuan sensor biometrik seperti sidik jari scanner iPhone 5s.
Selain fokus pada pembayaran mobile, menurut laporan 9to5Mac mengatakan bahwa Ahrendts merencanakan perombakan penjualan Apple Store dengan sistem end-to-end yang akan mendesain ulang apa yang terjadi. Mulai dari titik dimana pelanggan menemukan produk yang ingin dibeli, bagaimana mereka mendiskusikan produk dengan karyawan Apple Store, hingga mereka membayar produk tersebut.
Ahrendts juga akan menghabiskan waktu meningkatkan kehadiran ritel Apple dan operasinya hingga ke China. Dia melihat pentingnya menjaga perusahaan berkembang untuk dekade berikutnya.
Laporan 9to5Mac juga mengungkapkan bahwa karyawan ritel Apple yang telah bertemu dengan Ahrendts, tampaknya tidak dapat menemukan hal-hal baik tentang dia. Sebagian dari menganggap dia berdiri secara kontras dengan mantan bos ritel Apple John Browett.
(dyt)