Pecinta motor tua bersihkan bekas penjara Soekarno
Minggu, 23 Maret 2014 - 11:55 WIB
Pecinta motor tua bersihkan bekas penjara Soekarno
A
A
A
BEKAS penjara Soekarno di Jalan Banceuy, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) kemarin terlihat berbeda. Suasana di lokasi ini tampak ramai dengan hadirnya sekitar 50 orang dari komunitas pecinta sepeda motor tua, Bikers Brotherhood (BB) Indonesia.
Berkumpul di sekitar bekas penjara Soekarno, tersebut, mereka datang ke lokasi dengan menggunakan sepeda motor tua yang jadi kebanggaannya. Penampilan mereka mayoritas terlihat garang ala bikers lengkap dengan rompi kulit. Banyak di antara mereka yang bertato.
Namun, jangan salah menilai terlebih dahulu. Tampilan mereka hanya sebatas aksesoris. Berpakaian lengkap ala bikers, mereka dengan niat mulai yakni membagi tugas untuk membersihkan lokasi bekas penjara Soekarno. Ada yang memungut sampah, menyapu, hingga mengecat penjara. Sehingga bekas penjara terlihat indah dan bersih.
Mereka datang ke lokasi ini juga karena menginginkan nilai-nilai sejarah perlu dilindungi. "Kita sebagai bagian dari masyarakat Kota Bandung ingin merawat nilai-nilai sejarah atau budaya yang perlu dilindungi dan perlu perhatian," ujar Ketua Bikers Brotherhood Indonesia, Budi 'Dalton' Setiawan, pada 22 Maret 2014.
Aksi perawatan bekas penjara Soekarno itu dilakukan sebagai bagian dari program Brotherhood for Heritage. Itu dilakukan sebagai upaya melindungi berbagai benda atau bangunan cagar budaya yang ada di Kota Bandung.
Selain bekas penjara Soekarno, BB rencananya akan melakukan perawatan serupa pada sejumlah heritage lainnya. Sejumlah patung-patung bersejarah juga akan dirawat dan dibersihkan secara bertahap. "Jadi pembersihan heritage tidak hanya dilakukan hari ini," ungkap Budi.
![Pecinta motor tua bersihkan bekas penjara Soekarno]()
Berkumpul di sekitar bekas penjara Soekarno, tersebut, mereka datang ke lokasi dengan menggunakan sepeda motor tua yang jadi kebanggaannya. Penampilan mereka mayoritas terlihat garang ala bikers lengkap dengan rompi kulit. Banyak di antara mereka yang bertato.
Namun, jangan salah menilai terlebih dahulu. Tampilan mereka hanya sebatas aksesoris. Berpakaian lengkap ala bikers, mereka dengan niat mulai yakni membagi tugas untuk membersihkan lokasi bekas penjara Soekarno. Ada yang memungut sampah, menyapu, hingga mengecat penjara. Sehingga bekas penjara terlihat indah dan bersih.
Mereka datang ke lokasi ini juga karena menginginkan nilai-nilai sejarah perlu dilindungi. "Kita sebagai bagian dari masyarakat Kota Bandung ingin merawat nilai-nilai sejarah atau budaya yang perlu dilindungi dan perlu perhatian," ujar Ketua Bikers Brotherhood Indonesia, Budi 'Dalton' Setiawan, pada 22 Maret 2014.
Aksi perawatan bekas penjara Soekarno itu dilakukan sebagai bagian dari program Brotherhood for Heritage. Itu dilakukan sebagai upaya melindungi berbagai benda atau bangunan cagar budaya yang ada di Kota Bandung.
Selain bekas penjara Soekarno, BB rencananya akan melakukan perawatan serupa pada sejumlah heritage lainnya. Sejumlah patung-patung bersejarah juga akan dirawat dan dibersihkan secara bertahap. "Jadi pembersihan heritage tidak hanya dilakukan hari ini," ungkap Budi.
(izz)