Smartphone murah penetrasi pasar Indonesia

Rabu, 19 Maret 2014 - 19:15 WIB
Smartphone murah penetrasi...
Smartphone murah penetrasi pasar Indonesia
A A A
Sindonews.com - Ponsel pintar dengan harga yang semakin terjangkau harus menjadi pertimbangan vendor dalam memasarkan perangkatnya di Indonesia.

Smartphone premium seperti Galaxy S5 atau Sony Xperia Z2 memang seksi. Fitur-fitur yang dimiliki kedua model tersebut adalah yang terbaik di kelasnya. Harganya termasuk yang paling mahal. Apa yang dibenamkan di model tersebut juga ikut menentukan arah tren industri ponsel di masa depan. Tidak heran jika smartphone premium adalah trend setter yang selalu ditunggu beritanya.

Tapi, yang harus menjadi fokus para vendor justru sebaliknya. Yakni pasar menengah kebawah yang terus menerus membesar. Merek-merek smartphone lokal atau China saat ini kembali memicu perang harga. Dengan harga yang semakin terjangkau, para vendor menawarkan lebih banyak fitur, lebih banyak “smartphone experience” ke konsumen.

Menurut laporan IDC Asia/Pacific Quarterly Mobile Phone Tracker, sekitar 30% atau sekitar 12 juta unit smartphone yang dikapalkan pada 2013 dibanderol di harga antara USD50 hingga USD150.

Perang harga, kualitas bersaing
Dibandingkan tahun 2012, rentang harga itu tumbuh 24%. Ini menunjukkan bahwa harga permintaan terhadap smartphone dengan harga kian terjangkau semakin besar.

Darwin Lie, Market Analyst IDC Indonesia, menilai bahwa kehadiran smartphone murah mampu menjangkau konsumen yang setia dengan feature phone karena harganya lebih terjangkau. Selain itu, ada juga konsumen yang akan beralih dari feature phone ke smartphone karena pertimbangan “user experience” yang lebih baik. ”Banyak konsumen yang semakin dewasa dalam menggunakan ponsel,” paparnya.

IDC Indonesia memprediksi bahwa pertarungan smartphone “low cost” ini akan semakin memanas. Para vendor akan bertarung menghadirkan model smartphone dengan harga yang semakin terjangkau.

Dan dampak dari ”perang harga” ini sangat intens. Yakni akan terlihat model-model smartphone ”low cost” dengan kualitas yang bersaing, dengan fitur beragam yang diharapkan jadi pembeda.

”Smartphone low cost ini akan jadi komoditas. Karena itu, kualitas, eksperiens dan intuitiveness dari perangkat itu yang akan membuat konsumen tertarik,” ujar Darwin.

Bagi konsumen, dampak tren ini akan positif. Sebab, semakin lama perbedaan antara model smartphone high-end dan model yang menengah kebawah semakin tipis.

Kedepannya smartphone low cost pun sudah bisa melakukan berbagai kegiatan standar dengan baik. Sebagian vendor mungkin garuk kepala untuk bisa mencari kombinasi sempurna antara performa, kualitas, dan tetap bisa mendapatkan untung.
(dol)
Berita Terkait
Fotografer Keliling...
Fotografer Keliling yang Kini Mulai Tergusur Kamera Smartphone
Smartphone Idola Anak...
Smartphone Idola Anak Muda Ini Kenalkan Empat Produk Sekaligus di Surabaya
LINE Bank Tawarkan Program...
LINE Bank Tawarkan Program Pembelian Smartphone dengan Cicilan Ringan
Peluncuran Realme C55...
Peluncuran Realme C55 NFC, Smartphone dengan Kamera 64MP
Indonesia Nomor 1! Pengguna...
Indonesia Nomor 1! Pengguna Ponsel Terlama di Dunia, Rata-rata 6 Jam Sehari
Ada 7,2 Miliar Pengguna...
Ada 7,2 Miliar Pengguna Smartphone di Seluruh Dunia, Indonesia Nomor 4 Terbesar
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
2 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
3 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
7 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
7 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
8 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
9 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved