Nokia X diharapkan dongkrak pangsa pasar
Selasa, 11 Maret 2014 - 12:43 WIB
Nokia X diharapkan dongkrak pangsa pasar
A
A
A
Sindonews.com - Nokia mengharapkan smartphone Android dapat membantu mengembalikan sebagian pangsa pasar Nokia yang hilang di segmen mid-range seperti di India.
Seperti dikutip dari Economic Times, Selasa (11/3/2014), Managing Director Nokia India, P Balaji mengatakan, smartphone Lumia dan Asha yang akan dibanderol lebih rendah dari yang sudah ada akan melengkapi portofolio perusahaan.
Produsen ponsel asal Finlandia ini meluncurkan smartphone Android pertama, Nokia X di India kemarin namun tidak memiliki toko akses ke toko aplikasi Google Play, Google Search, Google Maps atau layanan Gmail. Mid-range ini juga disebut kategori smartphone dengan harga terjangkau.
"Strategi utama kami pada smartphone adalah Lumia dan Nokia X akan menjadi platform ke Lumia. Kita melihat kesempatan untuk Nokia X dalam kategori smartphone terjangkau, di mana kebanyakan konsumen menginginkan aplikasi dari Android," kata Balaji.
Menurut IDC, Nokia pernah menjadi pemimpin pasar di India sampai beberapa tahun yang lalu, pangsa Nokia telah berkurang menjadi satu digit karena kehilangan pasar smartphone Android. Namun, berkat Lumia, pangsa pasarnya di smartphone terus pulih sedikit demi sedikit dan telah stabil hampir 5 persen sepanjang tahun lalu.
Nokia X memungkinkan jadi pilihan konsumen karena adanya aplikasi Android dengan bekerja sama bareng Microsoft. Jadi, Nokia akan bundel Nokia Store untuk aplikasi, di mana konsumen akan dapat mengakses beberapa aplikasi toko dari pihak ketiga seperti 1Mobile Market dan SlideMe Market untuk mengunduh aplikasi apapun.
Selain itu, Nokia juga telah dibundel dalam alat pencarian sendiri Bing, Berikut Maps, OneDrive dengan 10 GB ruang penyimpanan, Skype dan layanan Mix Radio.
Nokia akan meluncurkan X + dan varian XL dalam dua bulan ke depan yang kemungkinan harga akan lebih tinggi dari Nokia X, tetapi di bawah 12.000 rupee. Tiga ponsel seri X yang memiliki tampilan yang mirip dengan Windows, ditargetkan pada pengguna pertama kali menggunakan smartphone.
Nokia sendiri akan menurunkan harga dari Asha yang melayani pasar low-end. Asha 230 akan diluncurkan segera pada titik harga yang lebih rendah dari perangkat Asha termurah. Dengan peluncuran Nokia X, perusahaan bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar ada harga yang terjangkau.
Namun, yang menjadi tantangan utamanya adalah adanya kompetisi dari perangkat smartphone Android lainnya dengan kisaran harga yang juga terjangkau baik dari perusahaan-perusahaan lokal maupun global.
Seperti dikutip dari Economic Times, Selasa (11/3/2014), Managing Director Nokia India, P Balaji mengatakan, smartphone Lumia dan Asha yang akan dibanderol lebih rendah dari yang sudah ada akan melengkapi portofolio perusahaan.
Produsen ponsel asal Finlandia ini meluncurkan smartphone Android pertama, Nokia X di India kemarin namun tidak memiliki toko akses ke toko aplikasi Google Play, Google Search, Google Maps atau layanan Gmail. Mid-range ini juga disebut kategori smartphone dengan harga terjangkau.
"Strategi utama kami pada smartphone adalah Lumia dan Nokia X akan menjadi platform ke Lumia. Kita melihat kesempatan untuk Nokia X dalam kategori smartphone terjangkau, di mana kebanyakan konsumen menginginkan aplikasi dari Android," kata Balaji.
Menurut IDC, Nokia pernah menjadi pemimpin pasar di India sampai beberapa tahun yang lalu, pangsa Nokia telah berkurang menjadi satu digit karena kehilangan pasar smartphone Android. Namun, berkat Lumia, pangsa pasarnya di smartphone terus pulih sedikit demi sedikit dan telah stabil hampir 5 persen sepanjang tahun lalu.
Nokia X memungkinkan jadi pilihan konsumen karena adanya aplikasi Android dengan bekerja sama bareng Microsoft. Jadi, Nokia akan bundel Nokia Store untuk aplikasi, di mana konsumen akan dapat mengakses beberapa aplikasi toko dari pihak ketiga seperti 1Mobile Market dan SlideMe Market untuk mengunduh aplikasi apapun.
Selain itu, Nokia juga telah dibundel dalam alat pencarian sendiri Bing, Berikut Maps, OneDrive dengan 10 GB ruang penyimpanan, Skype dan layanan Mix Radio.
Nokia akan meluncurkan X + dan varian XL dalam dua bulan ke depan yang kemungkinan harga akan lebih tinggi dari Nokia X, tetapi di bawah 12.000 rupee. Tiga ponsel seri X yang memiliki tampilan yang mirip dengan Windows, ditargetkan pada pengguna pertama kali menggunakan smartphone.
Nokia sendiri akan menurunkan harga dari Asha yang melayani pasar low-end. Asha 230 akan diluncurkan segera pada titik harga yang lebih rendah dari perangkat Asha termurah. Dengan peluncuran Nokia X, perusahaan bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar ada harga yang terjangkau.
Namun, yang menjadi tantangan utamanya adalah adanya kompetisi dari perangkat smartphone Android lainnya dengan kisaran harga yang juga terjangkau baik dari perusahaan-perusahaan lokal maupun global.
(izz)