Penemuan planet baru di dunia bertambah 715 buah

Kamis, 27 Februari 2014 - 14:24 WIB
Penemuan planet baru...
Penemuan planet baru di dunia bertambah 715 buah
A A A
Sindonews.com - Para ilmuwan berhasil menemukan daftar planet baru lebih dari 715 buah di luar tata surya. Jika di jumlah, total jumlah planet yang ada saat ini hampir mencapai 1.700 buah.

Penambahan mencakup empat planet yang memiliki diameter 2,5 kali lebih besar dari Bumi, dengan jarak tepat dari garis bintang induknya, yang diyakini menjadi kunci bagi kehidupan.

Penemuan yang dilakukan National Aeronautics and Space Administration (NASA) Amerika Serikat (AS) dalam perburuan planet menggunakan teleskop Kepler ini sempat terhenti karena ada masalah pada sistem petunjuk tahun lalu. Teleskop yang diluncurkan pada 2009 itu secara produktif telah menghabiskan waktu empat tahun memantau 160.000 target bintang dengan memantau tanda-tanda planet yang terlewat dari garis penglihatan teleskop.

Penghitungan planet diumumkan dalam konferensi pers NASA, Rabu (26/2/2014) waktu setempat, dengan melaporkan penambahan jumlah planet oleh Kepler antara 246-961 buah.

Dikombinasikan dengan hasil teleskop lain, headcount planet di luar tata surya atau exoplanets, jumlah planet sekarang hampir mencapai 1.700 buah.

"Hari ini kami hampir menemukan dua kali lipat jumlah planet yang dikenal umat manusia," ujar astronom Douglas Hudgins, kepala eksplorasi planet di Markas NASA, Washington, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (27/2/2014).

Ledakan jumlah (planet) berkat teknik verifikasi baru yang menganalisis planet potensial satu per satu. Metode ini dikembangkan setelah para ilmuwan menyadari bahwa sebagian besar planet-planet, seperti yang ada di tata surya, memiliki bintang induk yang sama.

Planet-planet baru yang ditemukan memperkuat bukti planet kecil, dua sampai tiga kali lipat ukuran Bumi terdapat banyak di seluruh galaksi .

"Secara harfiah, di mana pun (Kepler) dapat melihat mereka, menemukan mereka. Itulah mengapa kita memiliki keyakinan bahwa akan ada planet seperti Bumi di tempat lain," ujar astronom dari Massachusetts Institute of Technology, Sara Seager.

Sebagian besar planet terbang lebih dekat dengan bintang induknya tidak seperti Venus yang mengorbit di matahari dengan jarak sekitar 67 juta mil (108 juta km)
(dmd)
Berita Terkait
Uji Coba Taksi tanpa...
Uji Coba Taksi tanpa Sopir di Tiongkok
VIDA Luncurkan Teknologi...
VIDA Luncurkan Teknologi Autentifikasi untuk Cegah Penipuan Ambil Alih Akun
MariaDB Perkuat Kehadiran...
MariaDB Perkuat Kehadiran di Indonesia, Gandeng Wahana Piranti Teknologi
Kolaborasi DTI dan Singapura,...
Kolaborasi DTI dan Singapura, Yudhistira Siap Jadi Hub AI Regional
Inovasi Digital Generasi...
Inovasi Digital Generasi Muda di Hacking Day
PT Yonyou Network Indonesia...
PT Yonyou Network Indonesia Dorong Implementasi AI di Dunia Usaha Lewat Customer Connect 2026
Berita Terkini
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
48 menit yang lalu
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
2 jam yang lalu
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
7 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
9 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
17 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
18 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved