Rawat Pasien Corona, Ahli Medis Harus Pertimbangkan Hal Ini

Minggu, 22 Maret 2020 - 00:06 WIB
Rawat Pasien Corona,...
Rawat Pasien Corona, Ahli Medis Harus Pertimbangkan Hal Ini
A A A
JAKARTA - Para ahli medis keluarkan pedoman baru bagi para Dokter untuk membantu mereka dan untuk memutuskan pasien mana yang ditolong untuk menentukan pasien yang mampu bertahan hidup atau mati.

Media Inggris Independen, melaporkan bagi petugas Pedoman mencakup pasien dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya, termasuk penyakit pernapasan, kanker, penyakit jantung dan diabetes. BACA JUGA: Ilmuwan Wuhan Ingatkan Pemilik Golongan Darah Ini Mustahil Selamat dari Corona

Tidak jelas apakah batas usia pengobatan dapat ditarik, tetapi negara-negara lain yang terkena pandemi telah menerapkan langkah-langkah tersebut.

Seorang sumber mengatakan kepada The Independent: “Kami belum pernah berada dalam situasi seperti ini sebelumnya, akan ada tekanan besar pada tempat tidur dan perawatan kritis, jadi kami menangani masalah itu. "Kami harus bergerak sangat cepat." BACA JUGA: Mikroskop Canggih Ungkap Wujud Corona di Logam, Kertas dan Manusia

Profesor Neil Ferguson, dari fakultas kedokteran di Imperial College London, mengatakan kepada The Times: “Kami menghitung dengan sangat besar ketidakpastian bahwa 1% dari mereka yang terinfeksi akan mati - dengan margin kesalahan empat kali lipat di setiap daerah,"

"Jadi angka kematian 0,25% dari kasus akan sama dengan pandemi influenza 1957 dan 1968 sementara angka 4% akan dibandingkan dengan epidemi flu Spanyol 1918 (dengan angka kematian diperkirakan 40 juta hingga 50 juta)." tutur Neil seperti dilansir Daily.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan "penilaian terbaik" pemerintah Inggris adalah bahwa tingkat kematian adalah 2%, atau "kemungkinan, lebih rendah".

Kemungkinan kematian tergantung pada sejumlah faktor, termasuk usia, jenis kelamin dan kesehatan umum.

Di situs web pemerintah, dijelaskan: "Secara umum, virus corona dapat menyebabkan gejala yang lebih parah pada orang dengan sistem kekebalan yang melemah, orang tua, dan mereka yang memiliki kondisi jangka panjang seperti diabetes, kanker dan penyakit paru-paru kronis."

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, tingkat kematian 10 kali lebih tinggi pada orang yang sangat tua dibandingkan dengan orang paruh baya.

Tingkat kematian terendah adalah di bawah 30-an, di mana ada delapan kematian dalam 4.500 kasus.

Orang dengan diabetes, tekanan darah tinggi atau masalah jantung atau pernapasan setidaknya lima kali lebih mungkin meninggal.
(wbs)
Berita Terkait
Foto-Foto Labotarium...
Foto-Foto Labotarium Wuhan Simpan 1.500 Virus Termasuk COVID-19
Ilmuwan Australia Percaya...
Ilmuwan Australia Percaya Virus Corona Buatan Manusia
Virus Corona Jadi Kado...
Virus Corona Jadi Kado Terbaik di Hari Jadi Bumi
Asal Muasal Virus Corona...
Asal Muasal Virus Corona yang Seharusnya Tak Perlu Diperdebatkan
Ilmuwan TOP Dunia Yakin...
Ilmuwan TOP Dunia Yakin Vaksin Tak Akan Musnahkan Virus Corona
Teknologi Sensor Sel...
Teknologi Sensor Sel Biologis Mampu Deteksi Virus Corona
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
6 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
7 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
8 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
8 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
8 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Beberapa Hal yang Harus...
Beberapa Hal yang Harus Dihindari setelah Makan Nasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved