Bertebaran Video Hoaks Corona Meresahkan Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2020 - 13:02 WIB
Bertebaran Video Hoaks...
Bertebaran Video Hoaks Corona Meresahkan Masyarakat
A A A
JAKARTA - Dengan kondisi meresahkan akibat wabah virus corona , sejumlah oknum masyarakat malah menyebarkan video dengan narasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Videonya benar ada, namun narasi yang dimunculkan dalam video tersebut yang tidak benar alias hoaks.

Mereka ini seakan tidak peduli dengan kondisi masyarakat yang sudah resah. Dengan enteng menyebarkan informasi yang tidak diketahui benar atau salah. Kondisi ini tentu saja semakin meresahkan masyarakat. (Baca juga: Bikin Resah, Penyebar Hoaks Corona Harus Ditangkap! )
Misalnya soal viral video penumpang KRL Commuter Line yang lemas lalu dibantu sejumlah petugas di Stasiun Duren Kalibata. Dalam video berdurasi 10 detik itu, si perekam menyebut bahwa penumpang tersebut terpapar virus corona. "Waduh, waduh, waduh, corona ini, waduh waduh waduh," kata pria dalam video tersebut. (Baca juga: Video Hoaks Pengguna KRL Disebut Terpapar Corona, Begini Faktanya )

Meski dari jauh, si perekam langsung menyimpulkan korban terkena corona. Setelah ditelusuri, VP Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba menegaskan video itu hoaks.

Ada lagi seseorang yang tergeletak di depan rumah makan Padang. Beberapa orang mencoba menolong. Juga seorang driver ojek online yang tak bergerak di atas motornya. Sejumlah warga mencoba memeriksa kondisi si driver. Namun di media sosial dan grup WhatsApp, video-video tersebut dinarasikan para korban terkena corona. Tentu saja viral video-video tersebut semakin meresahkan masyarakat.

Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani mengatakan, informasi hoaks terkait corona yang beredar di media sosial akan ditindaklanjuti bersama pemilik platform. "Tugas dan fungsi Kominfo sesuai dengan kebijakan yang berlaku tidak bisa melakukan penutupan akun yang terbukti menyebarkan hoaks," kata Semuel kepada SINDOnews di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Berkaitan dengan konten hoaks yang menimbulkan keresahan publik, akan ditindaklanjuti penegak hukum yakni kepolisian, bila ada unsur delik pidana yang telah dilanggar oleh pemilik akun. "Bila sifatnya masif dan menimbulkan keresahan publik maka akan ditindak lanjuti oleh kepolisian," tuturnya. (Baca juga: Polisi Tetapkan 22 Tersangka Penyebaran Hoaks Virus Corona )

Hingga hari ini, Kominfo menemukan total sebanyak 242 konten hoaks dan disinformasi yang berkaitan dengan virus corona. Seluruh konten itu tersebar di platform media sosial maupun website dan platform pesan instan.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate menyatakan akan terus melakukan identifikasi dan menangkal setiap informasi yang tidak benar atau hoaks yang beredar di dalam negeri.

"Dari hasil tersebut ditindak lanjuti dengan memberikan informasi yang benar sesuai dengan fakta di lapangan," jelasnya dalam konferensi pers, Senin (16/03/2020) sore.
(poe)
Berita Terkait
Lawan Hoax di Masa Pandemi...
Lawan Hoax di Masa Pandemi Corona, KPK-Pemkab OKI Gandeng Media
Hoax Berita Anang Hermansyah...
Hoax Berita Anang Hermansyah Meninggal
Lawan Berita Hoaks,...
Lawan Berita Hoaks, DPRD Salatiga Buka Posko Informasi COVID-19
KBRI Australia Sangkal...
KBRI Australia Sangkal Berita Soal Pembawa Virus di Indonesia
Kemakan Hoax Kandungan...
Kemakan Hoax Kandungan Zat Setan, Warga Bolovia Ogah Divaksin
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
10 jam yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
17 jam yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
19 jam yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
23 jam yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
1 hari yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
1 hari yang lalu
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved