Akses Internet Dorong Pertumbuhan Belanja Online di Asia Tenggara

Kamis, 20 Februari 2020 - 08:00 WIB
Akses Internet Dorong...
Akses Internet Dorong Pertumbuhan Belanja Online di Asia Tenggara
A A A
JAKARTA - Dunia digital berperan penting dalam pertumbuhan bisnis dan e-commerce di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Dengan akses internet yang lebih baik, intensitas aktivitas belanja secara daring melalui marketplace jadi ikut terdongkrak.

Hal ini diungkapkan oleh Facebook bersama Bain & Company, setelah melakukan sebuah studi baru. Studi untuk melihat bagaimana perilaku dan preferensi kelas menengah membentuk tren belanja di e-commerce dan ranah daring.

Studi ini dilakukan kepada 12.965 responden di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Selain itu, studi juga mewawancarai 30 CEO dan pemodal di enam negara tersebut.

Hasil studi menunjukkan, bahwa kelas menengah di Asia Tenggara akan mendominasi 70-80% dari pertumbuhan konsumen digital pada 2025. Kendati demikian, Hilda Kitti, Kepala Pemasaran Facebook Indonesia, mengatakan, proses pencarian produk sangat penting dalam aktivitas belanja daring.

“64% responden di Indonesia tidak tahu persis apa yang mereka ingin beli saat belanja online, dengan lebih dari 57% responden mengetahui produk dan merek baru melalui sosial media,” kata Hilda di Hotel The Hermitage Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Di sisi lain, lanjut Hilda, 66% responden di Tanah Air mengaku terbuka untuk memilih merek lain atau membeli berbagai merek saat belanja daring. “Artinya, seluruh skala bisnis memiliki peluang besar untuk bersaing dalam cakupan yang lebih besar di Asia Tenggara,” tambah Hilda.

Sementara itu, Edy Wijaja, dari Bain & Company, mengungkapkan, konsumen digital di Asia Tenggara pada 2015 sebanyak 90 juta. Kemudian, mengalami pertumbuhan 2,8 kali lipat menjadi 250 juta konsumen digital pada 2018.

“Tahun 2025 diprediksi akan ada 310 juta konsumen digital di Asia Tenggara,” ucap di tempat yang sama.

Selain itu, lanjut Edy, studi juga menunjukkan bahwa konsumen digital di Indonesia tumbuh dari 64 juta pada 2017 dan menjadi 102 juta pada 2018. “Pertumbuhan transaksi juga diperkirakan tumbuh 3,7 kali menjadi USD48,3 miliar di 2025,” cetus Edy.
(mim)
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Layanan...
Facebook Luncurkan Layanan Shops di Indonesia, Apa itu?
Watsons 8.8 Shopathon,...
Watsons 8.8 Shopathon, Shopping Marathon Shop The Watsons Universe Kembali Digelar
Sejumlah Negara Ini...
Sejumlah Negara Ini Berhasil Intervensi Siaran Berbasis Internet
Jelang 12.12, Festival...
Jelang 12.12, Festival Tanggal Kembar Terbukti Dongkrak Transaksi Belanja Online
Dua Aplikasi Ini, Manjakan...
Dua Aplikasi Ini, Manjakan Masyarakat Belanja Online Selama Pandemi
Fitur- fitur SnackVideo...
Fitur- fitur SnackVideo yang Bisa Diandalkan untuk Bisnis Online
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
4 jam yang lalu
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
15 jam yang lalu
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
16 jam yang lalu
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
1 hari yang lalu
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
1 hari yang lalu
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
1 hari yang lalu
Infografis
Market Value Tim Nasional...
Market Value Tim Nasional Asia Tenggara: Timnas Indonesia Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved