Radiasi Jaringan 5G Disebut Rusak Sistem Reproduksi Pria

Senin, 03 Februari 2020 - 12:00 WIB
Radiasi Jaringan 5G...
Radiasi Jaringan 5G Disebut Rusak Sistem Reproduksi Pria
A A A
LONDON - Penerapan teknologi jaringan 5G dibeberapa negara mulai di depan mata. Namun berdasarkan riset Para ilmuwan dan akademisi menyebut elektromagnetik jaringan berkecepatan tinggi memiliki efek berbahaya pada sistem reproduksi pria.
Para ilmuwan di antara mereka menyuarakan keprihatinan bahwa peluncuran 5G di Inggris dapat membahayakan tingkat kesuburan. Ada kekhawatiran bahwa peningkatan level radiasi di Inggris karena cakupan 5G yang tersebar di seluruh negeri dapat berdampak serius pada tingkat kesuburan manusia. BACA JUGA: Corona Belum Ada Antivirusnya, Bill Gates Minta Basmi dengan Cara Militer
Peluncuran jaringan berkecepatan tinggi, yang diluncurkan di Inggris pada Mei tahun lalu, telah memicu protes dari mereka yang percaya tingkat radiasi elektro-magnetik (EMR) yang lebih tinggi di atmosfer berbahaya dan potensi efek kesehatan 5G perlu diuji.

Sebuah surat yang disampaikan kepada Downing Street pekan lalu mendesak Perdana Menteri Boris Johnson untuk membuka penyelidikan tentang "menetapkan dampak sebenarnya dari sistem komunikasi nirkabel pada kesehatan populasi Inggris".

"Kami sangat prihatin dengan kerentanan anak muda dan sangat muda terhadap efek berbahaya dari radiasi RF berdenyut," bunyi surat petisi, yang salah satunya ditandatangani oleh 268 dokter dan ilmuwan seperi dilansir dari Dailystar, Senin (3/2/2020).

"Penelitian demi penelitian menunjukkan bahwa radiasi non-pengion ini menyebabkan kerusakan DNA oksidatif dalam sistem seluler dan ini mungkin sangat berbahaya bagi sistem reproduksi anak laki-laki, remaja dan laki-laki muda."

Hitungan sperma di antara pria Inggris telah turun 29% dalam dekade terakhir. Berbagai penelitian internasional telah menemukan hubungan antara peningkatan penggunaan ponsel dan penurunan kuantitas dan kualitas sperma. BACA JUGA: Dunia Cari Ali Mohamed Zaki Pembasmi Virus Corona di Arab Saudi

Sebuah tinjauan tahun 2016 oleh Society for Reproduction and Fertility melaporkan bahwa dari 27 penelitian yang menyelidiki efek ponsel EMR pada sistem reproduksi pria, 21 menghasilkan konsekuensi negatif dari paparan.
(wbs)
Berita Terkait
Cara Google Gunakan...
Cara Google Gunakan Teknologi untuk Melindungi Keanekaragaman Lingkungan Hidup
Robot Lumba-Lumba Siap...
Robot Lumba-Lumba Siap Gantikan Hewan Benaran di Taman Satwa
Robot Kapsul Bantu Layani...
Robot Kapsul Bantu Layani Restoran di Korea Selatan
Australia Kenalkan Teknologi...
Australia Kenalkan Teknologi yang Bisa Menghidupkan Kembali Orang Mati
Peneliti UNAIR Klaim...
Peneliti UNAIR Klaim Temukan Lima Kombinasi Obat Corona
Ilmuwan Ciptakan Energi...
Ilmuwan Ciptakan Energi Terbarukan Dari Gelombang, Angin dan Matahari
Berita Terkini
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
2 jam yang lalu
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
7 jam yang lalu
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
8 jam yang lalu
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
11 jam yang lalu
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
1 hari yang lalu
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
1 hari yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved