NASA Ingatkan Gerhana Matahari Cincin Bisa Membakar Retina Mata

Rabu, 25 Desember 2019 - 21:58 WIB
NASA Ingatkan Gerhana...
NASA Ingatkan Gerhana Matahari Cincin Bisa Membakar Retina Mata
A A A
NEW YORK - Indonesia besok Kamis 26/9/2019 akan menghadapi Gerhana Matahari Cincin. Bahkan Laman Badan Nasional Aeronautika dan Antariksa Amerika Serikat (AS) atau NASA mengatakan, ada beberapa penelitian yang pernah membuktikan bahaya gerhana matahari.

Ketika matahari terbungkus total oleh bulan bisa dikatakan hal ini aman dilihat oleh mata telanjang. Selain itu, saat matahari tertutup total oleh bulan juga merupakan waktu yang tepat untuk menyaksikan gerhana matahari.

"Meskipun ada sejumlah rekomendasi pencegahan kerusakan mata, namun gerhana matahari total itu aman dan bisa dilihat tanpa filter apapun. Pandangan mata telanjang dari totalitas tidak hanya benar-benar aman, itu benar-benar dan sangat menakjubkan," tulis NASA.

NASA pun mengimbau, untuk tidak melihat gerhana matahari sebagian dengan mata telanjang. Menurut mereka, ada peralatan dan teknik khusus untuk melihat fenomena tersebut. Beberapa perlatan tersebut seperti proyektor.

"Bahkan ketika 99% permukaan matahari (fotosfer) tertutup selama fase parsial gerhana matahari, cahaya dari bulan sabit yang tersisa masih cukup kuat menyebabkan luka bakar pada retina. Cara yang paling aman dan murah adalah menggunakan proyektor melalui teropong atau teleskop kecil yang terpasang pada tripod untuk memproyeksikan gambar dari matahari ke layar putih," tambah mereka.

Selain menggunakan proyektor, filter yang dirancang khusus untuk melindungi mata juga menjadi alternatif yang tepat. Umumnya, filter memiliki lapisan tipis kromium atau aluminium yang diendapkan dapat melemahkan radiasi.

Idealnya, filter yang aman harus mengirimkan kurang dari 0,003% cahaya (380—780 nm) dan tidak lebih dari 0,5% dari radiasi inframerah dekat (780—1.400 nm).

Kaca warna nomor 14 yang biasa digunakan tukang las, diklaim sebagai salah satu filter yang paling banyak tersedia untuk melihat matahari dan aman. Masyarakat pun bisa mendapatkannya dari toko pengelasan.

Ada juga beberapa ahli yang menggunakan lapisan compact disk (CD) yang dipercaya bisa menghambat paparan radiasi. Sayangnya, lapisan ini juga tidak cukup melindungi mata.
(wbs)
Berita Terkait
Ilmuwan NASA Yakin Jupiter...
Ilmuwan NASA Yakin Jupiter Jadi Sarang Alien
Siaga 1, NASA Siap Hancurkan...
Siaga 1, NASA Siap Hancurkan Asteroid Apolo di Luar Orbit Bumi
Pada 2022, NASA akan...
Pada 2022, NASA akan Tabrak Asteroid yang akan Menghantam Bumi
NASA Tunda Peluncuran...
NASA Tunda Peluncuran Robot Penjelajah Mars
NASA Ingatkan Aktivitas...
NASA Ingatkan Aktivitas Anak Krakatau Masih Sangat Berbahaya
NASA Siap Kirim Helikopter...
NASA Siap Kirim Helikopter Pertamanya ke Mars Bulan Depan
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
9 jam yang lalu
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
12 jam yang lalu
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
17 jam yang lalu
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
18 jam yang lalu
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
21 jam yang lalu
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
1 hari yang lalu
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved