Peretas Vietnam Bocorkan Data 267 Juta Akun Facebook

Sabtu, 21 Desember 2019 - 13:00 WIB
Peretas Vietnam Bocorkan...
Peretas Vietnam Bocorkan Data 267 Juta Akun Facebook
A A A
MENLO PARK - Facebook tidak pernah luput dari isu masalah keamanan ketika menyangkut data penggunanya. Di tengah kabar raksasa jejaring sosial itu mulai mengembangkan alternatif sistem operasi untuk Android, tersiar kabar ada 267 juta akun jejaring sosial bocor di internet.

Temuan kebocoran data baru ini diungkap oleh peneliti Bob Diachenko dari perusahaan cybersecurity Comparitech. Menurut dia, database yang berisi 267 juta pengidentifikasi Facebook, dengan nomor telepon dan nama yang terkait, telah dipublikasikan di Internet.
Peretas Vietnam Bocorkan Data 267 Juta Akun Facebook

Kebocoran ini disebabkan oleh eksploitasi pelanggaran keamanan di API Facebook oleh peretas di Vietnam. Jika basis data tidak mengandung kata sandi, dimungkinkan untuk melakukan kampanye spam atau memancing dengan akses ke nama dan nomor telepon.

Menurut Comparitech, basis data tersedia pada 4 Desember dan dibagikan di sebuah forum pada 12 Desember. Sebelum ditarik dan menjadi tidak tersedia pada 19 Desember, setelah laporan Bob Diachenko merebak.

Laman Giz China menyebutkan, ada banyak data pribadi yang beredar di dunia maya. Seperti yang dicatat Comparitech, data itu bisa digunakan untuk melakukan penipuan phishing dan permainan curang lainnya.

Lalu apa respons Facebook? “Kami sedang mencari masalah ini. Tetapi percayalah bahwa ini kemungkinan informasi yang diperoleh sebelum perubahan yang kami buat dalam beberapa tahun terakhir. Untuk melindungi informasi orang dengan lebih baik,” kata juru bicara Facebook kepada Engadget.

Sayangnya, ini jauh dari pertama kalinya jutaan pengguna Facebook membuka data mereka secara online. Pada bulan September, seorang peneliti keamanan menemukan database lain dengan 419 juta catatan yang dikaitkan dengan akun Facebook.

Satu tahun sebelumnya, peretasan mengekspos informasi pribadi milik 29 juta pengguna. Kesalahan pihak ketiga telah menyebabkan 540 juta catatan Facebook terbuka. Dan awal tahun ini, lebih dari 20.000 karyawan Facebook memiliki akses ke 600 juta kata sandi pengguna.
(mim)
Berita Terkait
Ancaman Kejahatan Siber...
Ancaman Kejahatan Siber Dinilai Harus Menjadi Perhatian Bersama
Data 267 Juta Akun Facebook...
Data 267 Juta Akun Facebook Dijual Murah, Hanya Rp9,2 Juta
Facebook Perbaiki Kebocoran...
Facebook Perbaiki Kebocoran Nomor Ponsel WhatsApp yang Beredar di Internet
Kejahatan Siber Bisa...
Kejahatan Siber Bisa Mengancam Reputasi Bisnis, Kenali Modusnya
17 Tahun HKKI, Perlu...
17 Tahun HKKI, Perlu Revolusi Budaya Keamanan Siber Nasional
Fitur Verifikasi Wajah,...
Fitur Verifikasi Wajah, Antisipasi Mitra Gojek agar Terhindar Cyber Crime
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
2 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
9 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
10 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
14 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
15 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
16 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved