Indonesia Optimistis Jadi Negara Digital pada 2035

Senin, 02 Desember 2019 - 11:33 WIB
Indonesia Optimistis...
Indonesia Optimistis Jadi Negara Digital pada 2035
A A A
JAKARTA - Indonesia siap menjadi negara digital pada 2035 mendatang. Hal ini didukung dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi secara masif dari pemerintah. Menteri Komunikasi dan Informatika RI (Menkominfo) Johnny Gerard Plate mengatakan, pengalaman Indonesia menggelar transformasi digital di tengah banyak tantangan, seperti kondisi geografis dan kependudukan.

Dibanding negara lain, upaya Indonesia membangun infrastruktur telekomunikasi relatif lebih menantang karena wilayahnya terdiri dari 17.000 pulau. Karena itu, Presiden RI Joko Widodo menegaskan untuk membangun dengan cara Indonesia-sentris, artinya tidak ada lagi daerah atau pelosok yang dianaktirikan.

“Presiden telah menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai pusat dari agenda kerjanya. Namun, kami tidak hanya membangun pelabuhan, jalan tol, atau bandara baru. Kami juga membangun jaringan serat optik, satelit multifungsi, dan base transceiver station (BTS) di seantero negeri,” ujar Jhonny di Jakarta, kemarin.

Dia mengaku, banyak provinsi, kabupaten, dan kota yang sebelumnya terbelakang, namun sekarang mendapatkan manfaat dari berfungsinya ponsel dan akses pita lebar. Pada 2024 nanti, daerah-daerah terpencil di seluruh kepulauan akan mendapat manfaat dari internet kecepatan tinggi 10 megabyte per detik. “Pembangunan infrastruktur komunikasi dan informasi besar-besaran tersebut yang akan menjadikan negara kami siap menjadi negara digital pada 2035,” katanya.

Selain memberikan manfaat, infrastruktur digital yang dibangun harus mendukung kepentingan nasional. Dalam situasi darurat, seperti kerusuhan, pemerintah harus memastikan keamanan bagi semua warga dan mengembalikan situasi menjadi normal. “Jadi, kami tegaskan pemerintah tidak memutus internet, hanya mengurangi kecepatannya. Hal itu kami lakukan untuk memastikan agar hak-hak masyarakat sipil juga dilindungi oleh pemerintah,” kata Jhonny.

Menkominfo mengatakan, Indonesia juga menyadari mengenai kebutuhan besar tenaga kerja terampil dalam bidang digital. Pada 2035, permintaan talenta digital tidak kurang dari 110 juta orang. Dengan begitu, Pemerintah Indonesia harus melakukan cara untuk memenuhi permintaan tersebut melalui Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi, Digital Talent Scholarship, dan Digital Leadership Academy.

Sementara itu, Direktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Internet (BAKTI) Kementerian Kominfo Anang Latif mengatakan, perlu kerja sama antara stakeholder untuk membangun infrastruktur digital Indonesia. Tantangannya sangat tinggi dengan jumlah penduduk 260 juta lebih, 17.000 pulau, dan 80.000 desa, sehingga dibutuhkan kerja sama semua pemangku kepentingan.

“Sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan manfaat dari pembangunan infrastruktur digital, terutama mereka yang berada di daerah pelosok pedesaan,” ujarnya. Anang mengibaratkan Indonesia seperti kapal besar yang mengangkut 260 juta lebih penduduk Indonesia. Tugas pemerintah melalui BAKTI memastikan agar seluruh penumpang kapal mendapatkan akses layanan telekomunikasi dan internet.
(don)
Berita Terkait
BigBox Developer API...
BigBox Developer API Memperkenalkan Layanan International Messaging
Lompatan Digital Telkom...
Lompatan Digital Telkom Akses: Semua Aplikasi Kini Ditenagai AI
Telkomsel Luncurkan...
Telkomsel Luncurkan Pengalaman Wisata Digital Jelajah Nusantara 2.0 di Aplikasi MyTelkomsel
Telkomsel Hadirkan Aplikasi...
Telkomsel Hadirkan Aplikasi Edu-Tech Bernama Kuncie
MyTelkomsel Super App...
MyTelkomsel Super App Dipakai 46 Juta Pelanggan: Gunakan AI dan Tambahkan Lebih Banyak Fungsi
Telkomsel Orbit Akselerasi...
Telkomsel Orbit Akselerasi Adopsi Gaya Hidup Digital untuk Segmen Keluarga
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
1 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
4 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
12 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
13 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
17 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
17 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved