Grup WA Pakai Nama Mencurigakan, Siap-siap Diblokir Permanen oleh WhatsApp

Senin, 11 November 2019 - 18:47 WIB
Grup WA Pakai Nama Mencurigakan,...
Grup WA Pakai Nama Mencurigakan, Siap-siap Diblokir Permanen oleh WhatsApp
A A A
MENLO PARK - Jika Anda tidak ingin diblokir dari WhatsApp, maka jangan pernah menjadi bagian dari grup yang memiliki nama "mencurigakan".
Laman Giz China melaporkan, selama beberapa pekan terakhir, ada laporan pengguna yang diblokir dari WhatsApp secara permanen. Namun, penyelidikan mengungkapkan bahwa pengguna ini bisa saja dilarang dari platform perpesanan populer itu karena mereka menjadi bagian dari grup yang memiliki nama "jahat".
Salah satu laporan paling awal datang dari pengguna Reddit, Mowe11. Menurut dia, seorang peserta dari grup universitasnya mengubah nama grup menjadi sesuatu yang ilegal.

Setelah itu, WhatsApp tidak perlu lama untuk mencekal seluruh grup. Menurut pengguna, WhatsApp tidak hanya mencekal grup, itu juga melarang semua anggota menggunakan platform perpesanan.

Reddit lain, Francisco Alfaro, mengklaim bahwa kelompok sekolahnya memiliki sekitar 100 peserta. Namun, suatu hari ada larangan permanen pada semua anggota. WhatsApp tidak meninggalkan alasan untuk larangan mereka.

Laporan lain dari PiTiXX, mengatakan, setelah temannya mengubah nama subjek grup menjadi sesuatu yang berbahaya, semua akun milik grup tersebut ditangguhkan. Lebih jauh, sebuah laporan dari Twitter mengatakan, dia dilarang masuk dalam grup dengan nama "beberapa ilegal". Bahkan, dia harus menggunakan nomor lain untuk mendapatkan akses ke WhatsApp.

Tanggapan WhatsApp

Ketika pengguna menghubungi WhatsApp untuk mendapatkan alasan larangan itu, mereka mendapat balasan otomatis yang mengatakan mereka melanggar Ketentuan Layanan anak usaha Facebook tersebut. Ini berarti jika Anda salah di-banned, sama sekali tidak ada yang bisa dilakukan dan WhatsApp tidak akan menawarkan bantuan apa pun.

Sayangnya, kami tidak tahu bagaimana WhatsApp mendeteksi grup dengan nama "mencurigakan". Namun, itu tampaknya memengaruhi kelompok lama dengan banyak peserta. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan untuk kasus yang sama di Indonesia.
(mim)
Berita Terkait
Ancaman Kejahatan Siber...
Ancaman Kejahatan Siber Dinilai Harus Menjadi Perhatian Bersama
Marak Tuntutan Tebusan,...
Marak Tuntutan Tebusan, Serangan Pelumpuhan Website di Indonesia Melonjak 62%
Fitur Verifikasi Wajah,...
Fitur Verifikasi Wajah, Antisipasi Mitra Gojek agar Terhindar Cyber Crime
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Waspada Penipuan Modus...
Waspada Penipuan Modus Menang Undian, Penjahat Digital Mengintai Anda
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
4 jam yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
10 jam yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
12 jam yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
17 jam yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
1 hari yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
1 hari yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved