Bos Huawei: Kami Bisa Bertahan Tanpa Amerika

Senin, 11 November 2019 - 16:02 WIB
Bos Huawei: Kami Bisa...
Bos Huawei: Kami Bisa Bertahan Tanpa Amerika
A A A
BEIJING - Pendiri sekaligus Chief Exevutive Officer (CEO) Huawei Ren ZhengFei, percaya diri mengatakan bahwa perusahannya bisa bertahan meski tanpa bantuan Amerika Serikat.

Dalam sebuah wawancara dengan The Wall Street Journal ia menyatakan meski tanpa dukungan dari AS Huawei dapat menghasilkan produk dan teknologi baru sendiri.

"Kami bisa bertahan dengan sangat baik tanpa AS. Pembicaraan dagang Tiongkok-AS bukanlah sesuatu yang saya khawatirkan," tutur Ren dilansir dari The Wall Street Journal, Senin (11/11/2019).

Menurut Ren, Huawei tidak akan menjadi korban dalam perang dagang antara Tiongkok dan AS. Ia pun mengatakan akan tetap menerima kunjungan dari Donald Trump saat ini, atau nanti setelah ia tak lagi menjabat sebagai Presiden AS.

"Kami tentu akan memberinya sambutan hangat," kata Ren singkat.

Ren yang saat ini berusia 75 itu menyebut perusahaan sedang membangun seluruh portofolio produk jaringan 5G tanpa teknologi Amerika, dengan jumlah 5.000 BTS per bulan.

"Kami tidak mengharapkan AS menghapus Huawei dari daftar entitas. Mereka mungkin akan tetap menempatkan kami di sana, karena kami akan baik-baik saja tanpa mereka," ujarnya.

Huawei dilaporkan masih membeli teknologi dari perusahaan-perusahaan AS. Bisnis Huawei dan perusahaan-perusahaan itu disebut tidak termasuk dalam kebijakan larangan AS.

Will Zhang, presiden strategi Huawei, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa pembelian teknologi A.S. berada di 70% hingga 80% dari level sebelumnya.
(wbs)
Berita Terkait
Talenta Teknologi Indonesia...
Talenta Teknologi Indonesia Ukir Prestasi di Huawei AP Partner Skill Competition 2025
Balap Kambing Hago Bisa...
Balap Kambing Hago Bisa Dapet Huawei P40 Pro, Gimana Caranya?
Fitur Andalan Huawei...
Fitur Andalan Huawei Mate XT, HP Layar Lipat 3
Bermitra dengan ITB,...
Bermitra dengan ITB, Huawei Beri Pemahaman Teknologi Terkini ke Mahasiswa
Di Tengah Sanksi AS,...
Di Tengah Sanksi AS, Pendapatan Huawei Tahun 2020 Naik 3,8%
Huawei Cuma Bawa P40...
Huawei Cuma Bawa P40 Pro ke Indonesia, Kenapa?
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
3 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
4 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
9 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
9 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
10 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
10 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved