Teknologi Sederhana Tepat Guna untuk Mengecas Mobil

Kamis, 10 Oktober 2019 - 10:30 WIB
Teknologi Sederhana...
Teknologi Sederhana Tepat Guna untuk Mengecas Mobil
A A A
PEMBANGKIT Listrik Tenaga Surya (PLTS) Bilacenge, Sumba Barat Dayam, NTT merupakan PLTS terbesar yang ada di Indonesia. Kepala Balai Besar Teknologi Konversi Energi BPPT Dr Mohammad Mustafa Sarinanto mengatakan, PLTS itu dibangun pada 2011 dan resmi beroperasi setahun setelahnya.

Keistimewaan PLTS ini adalah sistem manajemen energi yang dirancang oleh Kyudenko Corporation, yang memungkinkan PLTS memasok energi listrik yang stabil kepada jaringan PLN. ”Pada PLTS konvensional, listrik yang dihasilkan dari sel surya langsung dikirim ke jaringan. Padahal, listrik ini sangat fluktuatif karena tergantung penyinaran sel surya. Ada awan sedikit, listrik yang diproduksi turun. Dengan sistem manajemen energi ini, listrik dari sel surya disimpan dulu ke dalam baterai, baru kemudian dikirim ke jaringan PLN sehingga stabil,” papar Mustafa.

Sistem manajemen ini cukup mengejukan Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto. Dia mengatakan teknologi yang digunakan oleh Kyudenko sangat sederhana yakni menggunakan baterai asam timbal atau lead acid. “Ini terobosan juga karena menggunakan baterai lead acid. Relatif murah tapi energy density memang tidak setara dengan baterai lithium,” ucap Harjanto.

Sistem manajemen dari Kyudenko juga mampu dikontrol dan dimonitor dari jarak jauh. Untuk mengontrol dari jarak jauh Kyudenko membangun smart meter control, smart power manager dan battery monitoring unit.

Contoh mudahnya, saat mobil Mitsubishi i-MiEV diisi ulang di PLN Sumba Jaya, sistem akan berkomunikasi dan PLTS Bilacenge akan otomatis mengirimkan tambahan daya yang dibutuhkan untuk mengecas mobil ini melalui jaringan PLN. Saat baterai mobil telah penuh, sistem kembali berkomunikasi dan pasokan tambahan daya dari PLTS pun diputus.

Jadi arus listrik yang dikirimkan tetap stabil, tidak terbuang percuma dan tepat sasaran. Selain itu berkat EMS, battery lead acid yang digunakan di PLTS Bilacenge memiliki masa kerja yang lebih lama. (Wahyu Sibarani)
(nfl)
Berita Terkait
Menhub Saksikan Teknologi...
Menhub Saksikan Teknologi DFSK Gelora E di Bekasi
Mengenal Teknologi Mobil...
Mengenal Teknologi Mobil Listrik Aion yang Siap Menyapa GIIAS 2024
Gandeng SVOLT, GWM Kembangkan...
Gandeng SVOLT, GWM Kembangkan Teknologi Baru Baterai
Powertrain HORSE Teknologi...
Powertrain HORSE Teknologi Paling Mudah Ubah EV Jadi Hybrid
Panasonic Bongkar Rahasia...
Panasonic Bongkar Rahasia Baterai 4680 Teknologi Kuncian Tesla
Teknologi Isi Daya Mobil...
Teknologi Isi Daya Mobil Listrik Tahan Air Diperkenalkan
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
5 jam yang lalu
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
15 jam yang lalu
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
18 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
23 jam yang lalu
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
1 hari yang lalu
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
1 hari yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved