Sama Seperti Youtube, Podcast Juga Bisa Jadi Tambang Rupiah

Jum'at, 04 Oktober 2019 - 12:58 WIB
Sama Seperti Youtube,...
Sama Seperti Youtube, Podcast Juga Bisa Jadi Tambang Rupiah
A A A
JAKARTA - Saat ini mungkin banyak orang yang ingin menjadi YouTuber. Selain untuk eksistensi, tapi juga ada pundi-pundi rupiah yang bisa diraup dari sana.

Sejatinya tidak hanya menjadi YouTuber untuk mendapatkan dua faktor tersebut. Ada platform lain pendulang rupiah yang sedang populer di Indonesia, yakni Podcast.

Seorang Podcaster, Iqbal Hariadi, mengatakan, sama seperti YouTube, pendapatan dari Podcast juga bisa diperoleh dari iklan yang datang. “Kedua, dari otoritas kita. Kita dianggap menjadi expert tentang sebuah isu dan diundang untuk menjadi narasumber di seminar atau berita,” kata Iqbal, dalam seminar #PodcastParty di Jakarta.Iqbal sudah menjadi pecinta Podcast sejak 2010. Awalnya hanya sebagai pendengar saja, kemudian dia memutuskan untuk terjun juga menjadi pembuatnya. “Podcast untuk menyalurkan dan mengekspresikan keresahan. Dan saya merasakan Podcast itu sumber belajar,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Podcaster, Pangeran Siahaan menuturkan, meski bisa menghasilkan uang, saat ini di Indonesia belum ada mekanisme untuk membuat standardisasi iklan yang masuk dari Podcast.

Sementara itu, lanjut pemilik akun Podcast Box2Box, aplikasi Spotify sebagai wadah Podcast terbesar di Indonesia, belum memberikan pendapatan untuk Podcaster. “Tapi sistemnya sudah ada. Belum enable aja di Indonesia,” ucapnya.

Beberapa YouTuber juga sudah ada yang melebarkan sayap masuk ke Podcast. Meskipun dengan konten sama seperti yang ada pada channel YouTube-nya.

Namun hal tersebut tidak bisa disebut YouTuber hijrah menjadi Podcaster. Karena sejatinya mereka hanya memindahkan berkas. “Kalau mau dibilang, YouTuber taro file di Podcast mau ngapain? Soalnya audience lebih banyak YouTube, duit-nya banyak YouTube,” tandasnya.

Memang banyak genre yang bisa dikembangkan di Podcast. Saat ini genre yang paling populer di Indonesia membahas tentang horor, sepak bola, dan curhat. Horor memang selalu memiliki tempat di Indonesia. Demikian juga dengan konten-konten yang ada di YouTube.

Untuk memulai menjadi seorang Podcaster, tidak memerlukan biaya yang mahal karena hanya membutuhkan audio saja. Cukup dengan menggunakan ponsel pintar, sudah bisa menjadi seorang Podcaster. Tidak seperti YouTube yang membutuhkan audio dan visual. Tapi konsistensi tentu tidak kalah penting.

Meski begitu, Pangeran menyarankan untuk tidak memilih tema yang generik bagi yang baru ingin memulai. “Jadi jangan karena satu berhasil, lalu di-copy mentah-mentah,” sarannya.
(mim)
Berita Terkait
Kenapa Banyak Orang...
Kenapa Banyak Orang Suka Dengerin Podcast?
Fitur Baru Spotify bisa...
Fitur Baru Spotify bisa untuk Dengarkan Musik-Podcast Bersamaan
Dipakai Demonstran Rasisme...
Dipakai Demonstran Rasisme dan Kekerasan, Signal Tawarkan Fitur Blur Wajah
Ubisoft Gratiskan Assassin’s...
Ubisoft Gratiskan Assassin’s Creed Origins pada Pekan ini
Begini Cara Crowdsourcing...
Begini Cara Crowdsourcing Bantu Tuntaskan Masalah Perusahaan Anda
Sajikan Konten Seksual...
Sajikan Konten Seksual secara Eksplisit, Jepang akan Sensor Cyberpunk 2077
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
2 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
3 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
7 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
7 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
8 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
9 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved