Alamak! Ternyata Data Medis Jadi Produk Seksi di Dark Web

Selasa, 17 September 2019 - 14:59 WIB
Alamak! Ternyata Data...
Alamak! Ternyata Data Medis Jadi Produk Seksi di Dark Web
A A A
SEKTOR kesehatan ternyata jadi produk yang seksi di dark web. Bahkan, data medis menjadi salah satu komoditas online terpopuler. Dark web terdiri atas apa pun yang biasanya tidak diindeks pada web permukaan. Untuk dapat masuk ke bagian web yang tersembunyi ini, pengguna harus menggunakan perangkat lunak khusus seperti Tor. Tor adalah singkatan dari “the onion router” dan merupakan metode untuk menganonimkan data.

Berdasarkan penelitian, infiltrasi rumah sakit dan layanan kesehatan adalah di antara layanan terbaru yang ditawarkan oleh kelompok peretasan anonim. “Sektor kesehatan masih sedikit tertinggal dalam hal keamanan. Kelompok peretasan sekarang aktif menambah informasi medis dan serangan rumah sakit ke daftar layanan mereka di dark web ,” ujar Seongsu Park, peneliti keamanan di Kaspersky.

“Organisasi, individu, dan perusahaan dapat menjadi pelanggan potensial karena pelaku kejahatan siber menawarkan berbagai layanan,” tambahnya. Park juga mencatat bahwa catatan medis dapat dianggap lebih berharga daripada kartu kredit. Ini karena rumah sakit umum butuh kredensial pribadi dan keuangan pasien sebelum melakukan pemeriksaan atau penerimaan masuk.

“Tujuan utama individu di balik kelompok peretasan ini adalah untuk menjual informasi medis ke kelompok kejahatan lain atau kepada individu yang bertujuan mengakses data medis yang bersifat rahasia,” ungkapnya. Motif para pembeli, menurut Park, dapat mencakup penipuan panggilan, identitas, dan pencurian moneter, serta pemerasan dan kejahatan berdasarkan permintaan.

Ketika dihadapkan pada sebuah profil pelanggan misalnya, sifat dari dark web yang anonim tidak menutup kemungkinan bahwa “identitas” tersebut bisa menjadi siapa saja, mulai dari peretas baru, hingga perusahaan bahkan kelompok cyberspionage.
(don)
Berita Terkait
Riset Akamai Ungkap...
Riset Akamai Ungkap Luasnya Permintaan Pembajakan Online
Bisnis Online Saat Pandemi...
Bisnis Online Saat Pandemi Covid-19 Naik 90 Persen
Penjualan Bisnis Online...
Penjualan Bisnis Online Meningkat di Masa Pandemi
Amerika Sebut 3 Ecommerce...
Amerika Sebut 3 Ecommerce Kakap Indonesia Terlibat Penjualan Barang Abal-abal, Siapa Saja?
Sejumlah Negara Ini...
Sejumlah Negara Ini Berhasil Intervensi Siaran Berbasis Internet
Cegah Penularan COVID-19,...
Cegah Penularan COVID-19, UGM Kembangkan Website Belanja Online Pasar Tradisional
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
4 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
5 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
10 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
10 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
11 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved