DPR Minta RI Ajak Negara Tetangga untuk Awasi Facebook dan Google

Senin, 29 Juli 2019 - 11:02 WIB
DPR Minta RI Ajak Negara...
DPR Minta RI Ajak Negara Tetangga untuk Awasi Facebook dan Google
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR melihat bahwa 23 rekomendasi dari The Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) atau Komisi Persaingan Usaha dan Perlindungan Konsumen Australia terkait pengawasan dua aplikasi over the top (OTT) yakni Google dan Facebook, menarik untuk dicermati tetapi, pengawasan aplikasi OTT kelas dunia ini perlu kerja sama antar negara tetangga, seperti misalnya negara-negaar ASEAN dan juga Australia.

“23 rekomendasi ACCC ini menarik dan perlu kita cermati meskipun kita lihat bagian-bagiannya sudah kita sering bahas di Indonesia. Soal kantor yang khusus awasi OTT ini saya kira kita sudah punya institusinya,” kaya Anggota Komisi I DPR Evita Nursanty kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (28/7/2019).

Evita memaparkan, Indonesia punya dua lembaga terkait aplikasi OTT yang ada ke Indonesia ini. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bisa melakukan pengawasan baik dari sisi konten maupun infrastruktur. Kemudian, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melakukan pengawasan terkait keamanan siber.

“Tinggal berdayakan kedua institusi yang ada atau dibuatkan satgas atau desk khusus di kedua lembaga yang sudah ada itu,” imbuh Evita.

Namun demikian, menurut Evita, yang tidak kalah penting adalah regulasi yang resmi dan lengkap lewat Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang drafnya tak kunjung dikirim pemerintah ke DPR.

Dan karena OTT ini berskala internasional, Evita melihat bahwa OTT ini perlu dihadapi bersama karena biasanya, saat OTT ini ditekan dari siai regulasi, mereka akan mencari jalan lain. Jadi, harus ada kerja sama kelompok negara dalam menghadapi OTT ini. Sudah saatnya Indonesia dan negara-negara lain perlu tegas soal OTT ini dalam konteks perlindungan konsumen dan persaingan usaha meski di sisi lain perlu didorong tumbuhnya ekosistem ekonomi digital yang baik.

“Mungkin kita bisa ajak Australia bersama termasuk dengan ASEAN juga,” usul Politikus PDI Perjuangan itu.

Lebih dari itu, dia menambahkan, karena ACCC ini merupakan lembaga persaingan usaha dan perlindungan konsumen maka, perihal digital ini ia berharap bahwa ada inisiatif dari lembaga persaingan usaha dan lembaga perlindungan konsumen di Indonesia. Sehingga ini bisa jadi masukan bagi Kominfo, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan lainnya.

“Katena yang kita baca ini baru rekomendasi (dari ACCC) dan masih direview atau konsultasi publik oleh pemerintah Australia dan kemungkinan akan diputuskan hingga akhir tahun,” tambahnya. *kiswondar
(wbs)
Berita Terkait
Berbekal eSIM Traveling...
Berbekal eSIM Traveling 5G, Liburan di Luar Negeri Makin Mudah Akses Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Antisipasi Hoaks dengan...
Antisipasi Hoaks dengan Memeriksa Fakta dan Berita di Internet
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Menjaga Stabilitas Jaringan...
Menjaga Stabilitas Jaringan lewat Netmonk Internet Quality 
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
14 jam yang lalu
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
15 jam yang lalu
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
15 jam yang lalu
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
17 jam yang lalu
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
20 jam yang lalu
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
23 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved