Ren Zhengfei Tegaskan 5G Huawei Lebih Baik Daripada Nokia Ericsson

Sabtu, 06 Juli 2019 - 18:00 WIB
Ren Zhengfei Tegaskan...
Ren Zhengfei Tegaskan 5G Huawei Lebih Baik Daripada Nokia Ericsson
A A A
SHENZHEN - Teknologi jaringan 5G milik Huawei diklaim lebih bernilai atau berharga dibandingkan kompetitornya dari daratan Eropa, yakni Nokia dan Ericsson.

Hal itu disampaikan baru-baru ini oleh CEO Huawei, Ren Zhengfei. Dikatakannya, Huawei jauh lebih berharga daripada Nokia dan Ericsson karena memberikan nilai lebih. Harapannya, sebagian besar negara akan menggunakan teknologi 5GDia beralasan perusahaan memberikan teknologi yang lebih baik dan memiliki nilai praktis. Bos Huawei itu percaya Nokia dan Ericsson jauh lebih mahal daripada Huawei. Namun, Huawei memberikan nilai lebih sehingga harganya memang tidak murah.
Laman Giz China mengungkapkan, Ren Zhengfei percaya sebagian besar negara asing akan mengadopsi 5G Huawei. Setelah lebih dari 20 tahun bekerja sama dengan perusahaan, pelanggan diyakini tidak akan menyerah untuk memilih yang lain.

Dia memperkirakan ada 136 dari 140 negara akan menggunakan 5G Huawei setahun kemudian. "AS dan Australia pasti tidak akan menggunakan Huawei, tetapi kami tidak memiliki masalah di Eropa," katanya.

Buku putih Huawei tentang inovasi dan kekayaan intelektual muncul di web bulan lalu. Buku itu menunjukkan inovasi/perlindungan kekayaan intelektual adalah fondasi kesuksesan Huawei selama lebih dari 30 tahun.

Sampai sekarang, Huawei memiliki lebih dari 87.805 paten, yang mana 11.152 adalah paten AS. Sejak 2015, perusahaan telah menerima lebih dari USD1,4 miliar dalam pendapatan hak intelektual.

Selain patennya sendiri, Huawei telah membayar lebih dari USD6 miliar biaya paten untuk secara hukum menggunakan paten perusahaan lain. Hampir 80% dari biaya dibayarkan kepada perusahaan AS.

Huawei menginvestasikan 10-15% dari pendapatannya setiap tahun untuk penelitian dan pengembangan. Selama 10 tahun terakhir, mereka telah menghabiskan sekitar USD73 miliar untuk R&D.

Bahkan dalam satu tahun terakhir saja, investasi Litbang Huawei mencapai USD15 miliar atau menempati peringkat kelima di dunia. Pada akhir 2018, Huawei telah menginvestasikan lebih dari USD2 miliar dalam R&D untuk keperluan 5G. Nilai tersebut melebihi jumlah investasi R&D 5G dari pemasok peralatan utama di Eropa dan Amerika.
(mim)
Berita Terkait
Huawei: Larangan Inggris...
Huawei: Larangan Inggris adalah Langkah Mundur Pelaksanaan 5G
Mengagetkan, Mantan...
Mengagetkan, Mantan CEO Google Ungkap Alasan Sebenarnya AS Menyerang Huawei
China Marah Administrasi...
China Marah Administrasi Biden Memperkuat Larangan Dagang Huawei
Teknologi 5G-nya Dijegal...
Teknologi 5G-nya Dijegal di Swedia, di Luar Dugaan Ericsson Bela Huawei
Akhirnya Tunduk Perintah...
Akhirnya Tunduk Perintah Trump, Inggris Hapus Huawei dari Rencana 5G
Barisan Perusahaan Teknologi...
Barisan Perusahaan Teknologi yang Mau Jadi Pahlawan Penyelamat Huawei
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
10 jam yang lalu
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
13 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
17 jam yang lalu
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
19 jam yang lalu
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
2 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
2 hari yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved