5 Proses Menakjubkan Alam Semesta Saat Gerhana Matahari Total

Senin, 01 Juli 2019 - 22:04 WIB
5 Proses Menakjubkan...
5 Proses Menakjubkan Alam Semesta Saat Gerhana Matahari Total
A A A
JAKARTA - Gerhana matahari total akan terjadi di langit Amerika Selatan. Fenomena alam yang langka itu akan terjadi pada pukul 12 siang, besok 2 Juli 2019.

Seperti dilansir dari Space, Senin (1/7/2019) Gerhana matahari dprediksi akan berlangsung 40 menit dan selama dua menit kondisi langit akan gelap gulita di siang hari.

Gerhana matahari total memang sangat unik, fenomena langka tersebut menarik perhatian masyarakat hingga sebagian besar pasti tumpah ruah ke luar rumah untuk menyaksikan gerhana matahari total. BACA: Besok Daerah-Daerah Ini, Akan Gelap Gulita di Siang Hari Bolong Namun, tidak sedikit pula dari masyarakat yang masih belum memahami cara aman dan nyaman untuk menyaksikan gerhana matahari total, agar tidak merusak mata dan indera penglihatan.

Untuk itu, melansir dari laman resmi NASA, berikut rangkuman dari video yang terdapat dalam laman tersebut yang menjelaskan cara aman dan nyaman menyaksikan gerhana matahari total

Dalam proses terjadinya gerhana matahari total, ada lima fase yang akan diamati oleh masyarakat, diantaranya yaitu:


Fase Pertama


Pada fase ini dinamakan gerhana parsial. Matahari akan sebagian ditutupi oleh bulan dan proses ini bisa bertahan lebih dari satu jam. Pada fase ini masyarakat harus mengenakan kacamata khusus gerhana bukan kacamata hitam.

Fase Kedua

Pada fase kedua, disebut cincin berlian. Sinar matahari akan ditutupi oleh bulan dan cahayanya tersisa pada bagian pinggir permukaan bulan dengan ada satu sumber titik cahaya yang paling terang, fase ini merupakan tahapan sebelum detik-detik gerhana matahari total. Masyarakat masih harus mengenakan kacamata gerhana mereka. BACA JUGA: Awas! 2 Juli 2019 Dipastikan Akan Terjadi Gerhana Matahari Total

Fase Ketiga

Pada fase ketiga, masyarakat masih belum diperbolehkan melepas kacamata. Tahapan ketiga tersebut sumber titik cahaya matahari yang paling terang telah berpindah dari tempat semula ke tempat lain.

Fase Keempat

Gerhana matahari total pun dapat dinikmati dengan mata telanjang. Masyarakat tidak perlu lagi mengenakan kacamata gerhananya pada fase ini. Bulan telah menutupi seluruh cakram matahari, tahap ini akan berlangsung sekira satu menit dibeberapa lokasi. Tetap pegang kacamata Anda karena fase keempat berlangsung cukup singkat.

Fase Kelima


Pada tahap akhir, masyarakat dianjurkan untuk berhenti menatap langsung matahari. Tahapan ini bulan sabit mulai mengintip dan bumi sudah perlahan terang kembali. Lepas kacamata setelah sudah berakhir tahapan gerhana matahari total.
(wbs)
Berita Terkait
KSTI 2025 Resmi Ditutup,...
KSTI 2025 Resmi Ditutup, 48 Peta Jalan Prioritas Riset Nasional Siap Digarap
Cetak Ahli Farmasi Baru,...
Cetak Ahli Farmasi Baru, Berbagi Inovasi Sains Diperkuat
Peneliti Virginia Temukan...
Peneliti Virginia Temukan Sumber Energi Terbarukan
Konsep Student Mobility...
Konsep Student Mobility Langkah Ilmiah Gabungkan Sains dan Budaya
Sajikan Sains dari Sudut...
Sajikan Sains dari Sudut Berbeda, SINDO Media Kunjungi Menristek
Ilmuwan Temukan Cara...
Ilmuwan Temukan Cara Uji Sampel Covid-19 Secara Massal
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 hari yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
1 hari yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
1 hari yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
1 hari yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
1 hari yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
1 hari yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved