Umumkan iQOO 5G, vivo Bicara Panjang Lebar Soal AR dan Charger 120W

Selasa, 25 Juni 2019 - 23:00 WIB
Umumkan iQOO 5G, vivo...
Umumkan iQOO 5G, vivo Bicara Panjang Lebar Soal AR dan Charger 120W
A A A
BEIJING - Vivo iQOO 5G segera resmi menjadi handphone 5G komersial pertama perusahaan setelah menguji prototipe NEX 5G. Mereka berencana merilis perangkat tersebut dalam tiga bulan ke depan.

Namun belum ada yang mengungkap banyak tentang spesifikasi perangkat. Vivo iQOO 5G diketahui menggunakan chipset Snapdragon 855 yang terhubung ke modem X50 eksternal, seperti halnya kebanyakan ponsel 5G saat ini.

Laman GSM Arena menyebutkan, teknologi 5G membutuhkan empat antena. Dikombinasikan Bluetooth dan WiFi yang berjumlah delapan, maka cukup sulit bagi pabrikan untuk menemukan ruang bagi antena-antena tersebut tanpa menimbulkan gangguan.

Bukan itu saja, memiliki modem eksternal membuat motherboard menjadi lebih besar. Lantaran 5G membutuhkan lebih banyak daya, vivo juga tidak bisa hanya mengurangi baterai untuk mengimbangi kebutuhan. Mereka pun dituntut merancang tata letak 3D yang rumit.

Qin Fei, Direktur Pusat R&D 5G vivo, mengatakan, jaringan 5G akan mengurangi latensi, memungkinkan lebih banyak perangkat untuk terhubung ke jaringan. Serta memungkinkan operator untuk meningkatkan batas data.

Latensi pada jaringan next-gen dapat dikurangi hingga 10ms yang akan menjadi keuntungan bagi layanan streaming game dan aplikasi AR. Sedangkan kacamata AR dalam video itu sebenarnya bagian dari pengumuman, yakni vivo menggunakan dua layar 720p dan menawarkan 6 derajat kebebasan.

Mereka dapat menampilkan game AR, video 3D, dan dapat digunakan dalam pengaturan profesional juga.Menariknya semua itu terhubung langsung ke ponsel, sehingga tidak memerlukan komputer.

Mengenai batas data, Qin Fei percaya operator akan secara signifikan meningkatkan penyisihan data pengguna dari 20 GB menjadi 1 TB untuk paket data terbesar. Kecepatan data bisa 5-10 kali lebih tinggi pada 5G ketimbang 4G. Mengingat sel 5G dapat mendukung lebih banyak perangkat yang terhubung secara simultan, maka perangkat Internet of Things (IoT) di masa mendatang dapat terhubung langsung ke jaringan.

Untuk dayanya, pabrikan akan menggunakan pengisian daya 120W. Fitur itu menjanjikan pengisian baterai 4.000 mAh hingga 50% hanya dalam waktu lima menit dan pengisian lengkapnya hanya membutuhkan waktu 13 menit.
(mim)
Berita Terkait
Dibanderol Hanya Rp3,3...
Dibanderol Hanya Rp3,3 Juta, vivo iQOO Z1x 5G Sudah Dimodali Layar 120Hz
Terkonfirmasi, vivo...
Terkonfirmasi, vivo iQOO Z1x Dipersenjatai Spesifikasi Kelas Berat
Jadi Ponsel 5G Pertama...
Jadi Ponsel 5G Pertama Dimensity 1000 Plus, iQOO Z1 Dilego Hanya Rp5 Jutaan
Video Promosi vivo X50...
Video Promosi vivo X50 Pro Ungkap Desain Belakang Ponsel
Vivo Tak Dikenal Jajal...
Vivo Tak Dikenal Jajal Geekbench dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB
Render Ungkap Desain...
Render Ungkap Desain Handphone vivo G1 Mirip S6 5G
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
8 jam yang lalu
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
10 jam yang lalu
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
10 jam yang lalu
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
18 jam yang lalu
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
19 jam yang lalu
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
20 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved