Hadapi Revolusi Industri 4.0, ACE Suarakan Teknologi Ramah Lingkungan

Sabtu, 30 Maret 2019 - 19:02 WIB
Hadapi Revolusi Industri...
Hadapi Revolusi Industri 4.0, ACE Suarakan Teknologi Ramah Lingkungan
A A A
JAKARTA - Peduli lingkungan hidup dan pemanfaatkan teknologi di Revolusi Industri 4.0, Asosiasi Chief Engineering (ACE) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menginisiasi percepatan implementasi bangunan hijau (green building) di Indonesia melalui acara ACE Seminar and Gathering 2019.

ACE sendiri merupakan organisasi kepala-kepala teknik dari berbagai instansi milik negara maupun swasta.

Dalam acara yang digelar rutin itu yang bertemakan 'Kolaborasi Engineering Untuk Revolusi Industri 4.0', para anggota dapat berbagi informasi tentang berbagai hal terkait masalah teknik maupun peralatan-peralatan teknik.

Ketua ACE Jakarta, Ketut Nesa Mahayasa mengatakan bahwa konsep green building yang dimaksud tidak hanya diartikan sebagai bangunan hijau ,

"Diharapkan nanti para teknik dapat memahami konsep pemakaian energi efisien sehingga berdampak dalam menyiasati dan memberikan kontribusi terhadap lingkungan, selain itu instansi makin sadar bahwa teknologi di bawah naungan ACE mampu hemat cost hingga 50 persen" jelasnya saat ditemui SINDOnews di sela-sela acara ACE Seminar dan Gathering 2019, di Jakarta, Sabtu (30/3/2019).
Hadapi Revolusi Industri 4.0, ACE Suarakan Teknologi Ramah Lingkungan

Selain mendorong implementasikan green building kegiatan tersebut diadakan guna meningkatkan sharing knowledge pengetahuan anggota asosiasi.

"Gathering ini merupakan salah satu event besar. Selain gathering ini ada exhibition yang bertujuan meng-improve anggota kita," kata Ketut.

Para anggota ACE berasal dari berbagai instansi antara lain hotel, bank, rumah sakit dan industri. Untuk meningkatkan pengetahuan para anggota perihal informasi-informasi ter-update dari segi teknologi maupun peralatan, Ketut menganggap acara ACE Seminar dan Gathering itu cukup penting.

Sebab, dalam acara itu para pendukung atau sponsor diberi kesempatan memperkenalkan produk-produk mereka serta menawarkan berbagai solusi dalam masalah-masalah keteknikan.

Ketut mengakui acara ACE Seminar dan Gathering 2019 ini merupakan even penting untuk menawarkan solusi bagi perusahaan maupun bisnis yang ada di Kota Medan terkait dengan teknologi dan teknik lainnya.

Pihaknya mengharapkan para pelaku bisnis ini juga dapat menikmati kemudahan komunikasi dengan teknologi terbaru.
(wbs)
Berita Terkait
Sajikan Sains dari Sudut...
Sajikan Sains dari Sudut Berbeda, SINDO Media Kunjungi Menristek
Mengetahui Pentingnya...
Mengetahui Pentingnya Satelit melalui Festival Sains Antariksa 2020
Cara Google Gunakan...
Cara Google Gunakan Teknologi untuk Melindungi Keanekaragaman Lingkungan Hidup
Wamendiktisaintek Stella...
Wamendiktisaintek Stella Christie: Duplikasi di Dunia Sains Itu Baik
Robot Lumba-Lumba Siap...
Robot Lumba-Lumba Siap Gantikan Hewan Benaran di Taman Satwa
Robot Kapsul Bantu Layani...
Robot Kapsul Bantu Layani Restoran di Korea Selatan
Berita Terkini
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
1 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
1 hari yang lalu
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
1 hari yang lalu
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
2 hari yang lalu
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
2 hari yang lalu
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
2 hari yang lalu
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved