Kesulitan Pakaian Wanita, NASA Batal Kirim 2 Wanita ke Antariksa

Selasa, 26 Maret 2019 - 14:53 WIB
Kesulitan Pakaian Wanita,...
Kesulitan Pakaian Wanita, NASA Batal Kirim 2 Wanita ke Antariksa
A A A
JAKARTA - Badan Antariksa dan PenerbanganAmerika Serikat (NASA) membatalkan rencana bersejarah menerbangkan dua astronot perempuan untuk melakukan pekerjaan karena kurangnya pakaian luar angkasa untuk wanita.

Seperti dilansir dari AFP, dalam hal ini, Christina Koch akan terus bekerja di ruang angkasa dengan astronot Nick Hague yang menggantikan Anne McClain sebagai rencana semula pada hari Jumat.

Jika rencana asli berlanjut, Koch dan McClain akan menciptakan sejarah terbaru dengan jalan dua wanita untuk bekerja bersama sejak stasiun ruang angkasa itu didirikan pada tahun 1998.

Sebelumnya, NASA mengumumkan bahwa dua astronot wanitanya akan melakukan spacewalk. Ini merupakan aktivitas di luar pesawat ruang angkasa, termasuk memperbaiki peralatan dan melakukan eksperimen. Hal tersebut diungkapkan NASA tepat pada Hari Perempuan Internasional pada 6 Maret 2019.

Bahkan yang pertama kalinya dua personel perempuan. Sebelum ini, yang melakukan aktivitas di luar pesawat didominasi oleh astronot laki-laki. Atau jika perempuan pun berpasangan dengan laki-laki.

Menurut NASA hal ini bukan disengaja, baik Koch dan McClain terpilih sebagai anggota kelas astronot ke-21 NASA pada 2013, dan menyelesaikan pelatihan pada 2015. McClain telah berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional sejak Desember 2018. Sementara itu, Koch akan bergabung pada akhir bulan ini.

Menurut NASA, keduanya akan dipandu dari darat oleh direktur penerbangan Mary Lawrence, dan pengendali penerbangan Jackie Kagey dan Kristen Facciol.

Untuk informasi, NASA memilih astronot wanita pertamanya pada tahun 1978 dan saat ini memiliki 34 persen astronot wanita. Adapun kosmonot Rusia Svetlana Savitskaya, yang merupakan astronot wanita kedua dan menjadi wanita pertama yang berjalan di luar angkasa pada tahun 1984 saat menguji metode perbaikan.
(wbs)
Berita Terkait
Sindonews Update 19...
Sindonews Update 19 Sept 2020, Rusia dan Amerika Berebut Venus
NASA Berencana Suntik...
NASA Berencana Suntik Jutaan Ton Es ke Atmosfer untuk Melawan Perubahan Iklim
Berencana Jelajahi Mars,...
Berencana Jelajahi Mars, NASA Mulai Uji Coba Roket Baru
NASA Kembangkan Ventilator...
NASA Kembangkan Ventilator untuk Pasien COVID-19
Ilmuwan NASA Temukan...
Ilmuwan NASA Temukan Indikasi bahwa Parallel Universe Benar-Benar Ada
NASA Cari Orang yang...
NASA Cari Orang yang Mau Diisolasi di Pesawat Ruang Angkasa
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
5 jam yang lalu
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
5 jam yang lalu
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
6 jam yang lalu
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
6 jam yang lalu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
7 jam yang lalu
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
7 jam yang lalu
Infografis
Untuk Lawan Rusia, AS...
Untuk Lawan Rusia, AS Kirim 90 Rudal Patriot dari Israel ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved