Pendeta Ortodoks Rusia Akui Teknologi Tandakan Kiamat Sudah Dekat

Kamis, 10 Januari 2019 - 00:05 WIB
Pendeta Ortodoks Rusia...
Pendeta Ortodoks Rusia Akui Teknologi Tandakan Kiamat Sudah Dekat
A A A
MOSCOW - Pemimpin relijius Rusia mengklaim bahwa ketergantungan manusia pada teknologi adalah pertanda akan datangnya kiamat. Kepala Gereja Ortodoks Rusia, Patriark Kirill, mengatakan cinta kita terhadap gadget kita membawa kedatangan Antikristus.

Melalui saluran TV Russia-1 Kirill mengatakan, "Kontrol dari satu titik adalah pertanda datangnya Antikristus, Antikristus adalah kepribadian yang akan menjadi kepala web yang mengendalikan seluruh umat manusia,"

Patriark Kirill mengatakan ia khawatir manusia "jatuh dalam perbudakan" pada ponsel mereka.

Meskipun Kirill mengatakan dia tidak menentang semua teknologi, dia berpendapat mengumpulkan data pengguna internet yang menunjukkan "lokasi, minat, dan ketakutan" mereka akan memungkinkan semua manusia dikendalikan oleh kekuatan eksternal.

"Jika kita tidak ingin mendekatkan kiamat, seharusnya tidak ada pusat kendali tunggal," tambahnya.

Berdasarkan penelusuran dan juga kutipan ramalan dari ilmuwan modern tentang perang akhir zaman tanpa menggunakan teknologi tinggi telah di sebutkan beberapa abad silam.

Menyikapi hal ini sosok ilmuan terkenal Albert Einstein berkata: “Perang dunia ke-3 tidak akan menggunakan teknologi.” Pernyataan ini di dukung oleh Steve Jobs: “Selepas saya, kalian semua akan kembali ke zaman batu.”

Banyak yang mengatakan bahwa dalam Perang Dunia Ketiga, bom nuklir akan digunakan. Ada diceritakan juga dalam kitab Bahrul Mazi. Perang Dunia Ketiga yang diramal akan berlaku dalam tempo yang singkat.

Tetapi, kemusnahannya amat dahsyat. Sehingga dikatakan dunia selepas itu akan kembali menjadi seperti Zaman Pertengahan di mana bala tentara hanya akan menunggang kuda serta bersenjatakan pedang seperti perang zaman dahulu.
(wbs)
Berita Terkait
Sindonews Update 19...
Sindonews Update 19 Sept 2020, Rusia dan Amerika Berebut Venus
NASA Berencana Suntik...
NASA Berencana Suntik Jutaan Ton Es ke Atmosfer untuk Melawan Perubahan Iklim
Berencana Jelajahi Mars,...
Berencana Jelajahi Mars, NASA Mulai Uji Coba Roket Baru
NASA Kembangkan Ventilator...
NASA Kembangkan Ventilator untuk Pasien COVID-19
Ilmuwan NASA Temukan...
Ilmuwan NASA Temukan Indikasi bahwa Parallel Universe Benar-Benar Ada
NASA Cari Orang yang...
NASA Cari Orang yang Mau Diisolasi di Pesawat Ruang Angkasa
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
11 jam yang lalu
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
14 jam yang lalu
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
20 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
1 hari yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
2 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved