Pesawat Tanpa Awak NASA Berhasil Lewati Wilayah Terjauh Tata Surya

Rabu, 02 Januari 2019 - 11:23 WIB
Pesawat Tanpa Awak NASA...
Pesawat Tanpa Awak NASA Berhasil Lewati Wilayah Terjauh Tata Surya
A A A
WASHINGTON - Pesawat luar angkasa tanpa awak Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA), New Horizons, telah berhasil mengirim sinyal balik ke Bumi. Keberhasilan itu menandakan bahwa pesawat tersebut berhasil menempuh perjalanan paling jauh yang pernah dijelajahi manusia.

Seluruh peserta yang hadir bersorak ketika sinyal pertama pesawat ruang angkasa datang melalui Jaringan NASA pada Selasa (1/1) pukul 10:28 pagi EST atau pukul 22:28 WIB. Sinyal yang dikirimkan pesawat tanpa awak itu membutuhkan waktu 6 jam dan 8 menit untuk mencapai Bumi.

"Kami memiliki pesawat ruang angkasa yang sehat," ungkap Alice Bowman, Manajer Operasi Misi dikutip dari Reuters, Rabu (2/1/2019).

Kini, pesawat bertenaga nuklir itu telah terbang sejauh 6,4 miliar kilometer dari Bumi untuk mendatangi sebuah obyek bernama Ultima Thule, yang akan mempelajari soal atmosfer dan permukaan Ultima Thule untuk mencari petunjuk soal terbentuknya Tata Surya beserta planet.

Ultima Thule adalah batu antariksa misterius sepanjang 32 kilometer yang berada di Kuiper Belt dengan jarak sejauh 2 miliar kilometer dari Neptunus dan 1,5 miliar kilometer dari planet Pluto.

"Kami telah berhasil menyelesaikan penerbangan terjauh ini. Kami siap menerima transmisi dari Ultima Thule untuk membantu kita memahami asal dari tata surya kita," jelas Alan Stern, Penyelidik Utama New Horizons.

New Horizons telah mengirimkan beberapa foto Ultima Thule, meski foto-foto tersebut masih belum begitu jelas. Selanjutnya foto beserta data akan dikirimkan kembali beberapa hari mendatang kepada para ilmuwan. Dari data-data tersebut diharapkan mampu membantu para ilmuwan untuk memahami asal usul tata surya terbentuk 4,6 miliar tahun yang lalu.

Wahana luar angkasa ini diharap dapat mengambil gambar di planet terluar hingga September 2020.
(wbs)
Berita Terkait
Sindonews Update 19...
Sindonews Update 19 Sept 2020, Rusia dan Amerika Berebut Venus
NASA Berencana Suntik...
NASA Berencana Suntik Jutaan Ton Es ke Atmosfer untuk Melawan Perubahan Iklim
Berencana Jelajahi Mars,...
Berencana Jelajahi Mars, NASA Mulai Uji Coba Roket Baru
NASA Kembangkan Ventilator...
NASA Kembangkan Ventilator untuk Pasien COVID-19
Ilmuwan NASA Temukan...
Ilmuwan NASA Temukan Indikasi bahwa Parallel Universe Benar-Benar Ada
NASA Cari Orang yang...
NASA Cari Orang yang Mau Diisolasi di Pesawat Ruang Angkasa
Berita Terkini
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
37 menit yang lalu
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
3 jam yang lalu
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
13 jam yang lalu
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
16 jam yang lalu
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
16 jam yang lalu
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
1 hari yang lalu
Infografis
Dalam Semalam, 100 Drone...
Dalam Semalam, 100 Drone Ukraina Berhasil Jatuh di Wilayah Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved