Huawei Kucurkan Rp29 Triliun untuk Perkuat Keamanan Siber

Rabu, 19 Desember 2018 - 08:52 WIB
Huawei Kucurkan Rp29...
Huawei Kucurkan Rp29 Triliun untuk Perkuat Keamanan Siber
A A A
HONG KONG - Huawei Technologies akan mengucurkan USD2 miliar (Rp29 triliun) selama lima tahun ke depan untuk fokus pada keamanan siber dengan menambah lebih banyak pegawai dan perbaikan fasilitas laboratorium.

Langkah ini dilakukan saat perusahaan itu berupaya mengatasi kekhawatiran global atas risiko terkait jaringan peralatannya. Keterangan itu diungkap raksasa teknologi China itu dalam konferensi pers di kantor Dongguan, kemarin, setelah menyambut dua puluh lebih jurnalis internasional di kampus baru perusahaan di kota China selatan itu.

Huawei saat ini menjadi sorotan media setelah penahanan chief financial officer (CFO) Meng Wanzhou yang juga putri pendiri perusahaan itu, miliarder Ren Zhengfei. Meng ditahan di Kanada atas permintaan Amerika Serikat (AS).

Saat ini Huawei mengalami tekanan di pasar AS dan telah dilarang oleh Australia dan Selandia Baru untuk membangun jaringan 5G karena khawatir peralatannya dapat digunakan untuk aktivitas spionase China.

“Mengunci para pesaing dari lapangan permainan tidak membuat Anda sendiri lebih baik. Kami pikir semua kekhawatiran atau tuduhan tentnag keamanan di Huawei harus berdasarkan bukti nyata. Tanpa bukti faktual kami tidak menerima dan kami menentang berbagai tuduhan itu,” ungkap Chairman Huawei Ken Hu, dilansir Reuters.

Menurut Ken, Huawei telah berkomunikasi dengan pemerintahan di penjuru dunia terkait independensi operasionalnya. Dia menambahkan, Jepang dan Prancis tidak secara resmi melarang peralatan telekomunikasinya. Laporan media terbaru menunjukkan langkah oleh negara-negara itu untuk menghindari penggunaan peralatan Huawei.

Sejumlah sumber menyatakan pada Reuters bahwa Jepang berencana melarang pemerintah membeli peralatan dari Huawei. Media lain melaporkan, tiga operator utama Jepang berencana tidak menggunakan peralatan 5G saat ini dan mendatang dari Huawei. Prancis juga mempertimbangkan menambahkan sejumlah produk pada daftar “waspada tinggi” yang diam-diam menarget Huawei.

Huawei menyatakan berulang kali bahwa pemerintah China tidak memiliki pengaruh pada perusahaan itu. Saat tur di kantor pusat Huawei di Shenzhen, kemarin, para jurnalis kagum dengan laboratorium Riset dan Pengembangan (R&D) paling canggih di gedung tiga lantai yang oleh orang dalam disebut sebagai “Gedung Putih”.

Perusahaan itu telah mendapatkan lebih dari 25 kontrak komersial untuk 5G. Huawei juga telah mengirimkan lebih dari 10.000 stasiun pangkalan untuk komunikasi mobile generasi kelima. Pendapatan Huawei diperkirakan melampaui USD100 miliar tahun ini, naik 8,7% dari tahun lalu.

Huawei menjadi suplier terbesar dunia untuk peralatan jaringan telekomuniaksi dan pembuat smartphone terbesar kedua di dunia. Tidak seperti perusahaan teknologi China lainnya, Huawei mengumpulkan setengah dari pendapatannya dari operasional di luar negeri. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Talenta Teknologi Indonesia...
Talenta Teknologi Indonesia Ukir Prestasi di Huawei AP Partner Skill Competition 2025
Balap Kambing Hago Bisa...
Balap Kambing Hago Bisa Dapet Huawei P40 Pro, Gimana Caranya?
Fitur Andalan Huawei...
Fitur Andalan Huawei Mate XT, HP Layar Lipat 3
Huawei Cuma Bawa P40...
Huawei Cuma Bawa P40 Pro ke Indonesia, Kenapa?
Di Tengah Sanksi AS,...
Di Tengah Sanksi AS, Pendapatan Huawei Tahun 2020 Naik 3,8%
Bermitra dengan ITB,...
Bermitra dengan ITB, Huawei Beri Pemahaman Teknologi Terkini ke Mahasiswa
Berita Terkini
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
6 menit yang lalu
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
8 jam yang lalu
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
9 jam yang lalu
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
20 jam yang lalu
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
22 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved