Platform Honest Mining Mudahkan Orang Bermain Crypto Mining

Sabtu, 03 November 2018 - 23:43 WIB
Platform Honest Mining...
Platform Honest Mining Mudahkan Orang Bermain Crypto Mining
A A A
JAKARTA - Blockchain kini menjadi salah satu cara orang menginvestasikan uangnya agar berkembang. Namun kendala teknis menjadi hambatan bagi mereka yang tertarik melakukan mining crypto.

Menjawab tantangan tersebut, kini telah hadir platform Honest Mining. Platform ini akan membantu siapapun untuk memahami dan bertransaksi di jagad mining crypto. "Kami adalah platform yang memudahkan orang untuk melakukan crypto mining," kata Lawrence Samantha, CEO/Co-Founder Honest Mining kepada wartawan seusai menjadi pembicara dalam Gathering Indonesian Blockchain Pioneers di Indocomtech, JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (3/11/2018).

Dia mengatakan, saat ini teknologi blockchain untuk crypto mining identik dengan modal besar, punya kemampuan khusus, dan hanya bagi kalangan elite saja. "Modalnya harus puluhan juta rupiah, sanggup menjalankan mesin yang rumit, dan bagi orang elite saja. Tapi dengan platform ini, siapapun bisa bermain dan bergabung dengan kami," ajak Lawrence.

Lebih lanjut dikatakan, platform Honest Mining membuat semua orang bisa joint mining. Bahkan mereka yang sudah punya koin juga bisa langsung bergabung. "Kalau dulu bukan buat semua kalangan karena biaya besar. Contohnya kalau mau mining dengan masternode untuk (koin) dash butuh 1.000 dash. Padahal harga satu dash Rp2 juta, artinya investor harus menyiapkan investasi Rp2 miliar. Nah dengan platform ini tidak, mereka yang baru sanggup punya 1 dash pun bisa bergabung," paparnya.

Bahkan melalui platform ini, investor tak perlu repot dengan maintenance, menjalankan mesin secara terus-menerus agar mendapatkan koin atau reward. "Di platform Honest Mining semua kami yang menjalankan. Anda tak perlu repot," kata Lawrence sembari menyebutkan perusahaan ini berpusat di Singapura dengan pendiri dan pengembangnya adalah warga Indonesia.

Ditanya kunci keberhasilan bermain crypto mining, dia menjelaskan, investor harus pintar memilih koinnya. Karena kalau salah, maka bisa berakibat buruk bagi investasinya. "Di crypto mining ada lebih dari 1.000 koin. Untuk memilih sebaiknya Anda melihat rekam jejaknya, ada miners-nya enggak, diperjualbelikan atau tidak, harganya ada tidak, timnya benar atau cuma pajangan. Karena ini nantinya berpengaruh saat 'panen', jangan sampai hasilnya banyak tapi tidak ada nilainya," katanya mengingatkan.

Dia sendiri menyarankan tiga jenis koin, yaitu dash, site, dan smartcash. Dua koin pertama yang disebutkan sudah familiar bagi pemain di Indonesia. "Untuk yang ketiga punya komunitas besar di Afrika," ucapnya.

Lawrence menyebutkan, crypto mining berbeda dengan trading. Sebab crypto mining lebih kepada investasi jangka panjang, sedangkan trading biasanya selalu diwarnai aksi jual-beli dalam waktu cepat.

Yang jelas sebagai investasi crypto mining juga mempunyai risiko. "Koinnya dijamin tidak akan berkurang, tapi nilai mata uangnya yang berfluktuasi. Misalnya dash yang dulunya bernilai Rp10 juta, kini hanya Rp2 juta," pungkasnya.

Sementara itu, Hana Ziang, Co-Founder of Daex mengatakan, teknologi blockchain bisa diterapkan ke berbagai bidang. Mulai dari data kesehatan hingga keuangan. "Hanya lain perusahaan atau sektor, maka teknologinya juga berlainan," imbuhnya.
(mim)
Berita Terkait
Juragan Bitcoin Sebut...
Juragan Bitcoin Sebut Teknologi Blokchain Bukanlah Momok
Rencana Indonesia Menuju...
Rencana Indonesia Menuju Metaverse Disambut Baik Pelaku Industri Blockchain
TKO Hadirkan Utilitas...
TKO Hadirkan Utilitas Proyek Kripto Lokal
Pakai Teknologi Blockchain...
Pakai Teknologi Blockchain di Game, Vexanium Melejit
Menambang Bitcoin Diklaim...
Menambang Bitcoin Diklaim Kini Tidak Lagi Menguntungkan
Pengembangan Lapisan...
Pengembangan Lapisan Teknologi Baru Bitcoin
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
51 menit yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
1 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
6 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
6 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
7 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
8 jam yang lalu
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved