Sistem Kekebalan Tubuh Penderita HIV/AIDS Diklaim Bisa Dipulihkan

Selasa, 25 September 2018 - 00:01 WIB
Sistem Kekebalan Tubuh...
Sistem Kekebalan Tubuh Penderita HIV/AIDS Diklaim Bisa Dipulihkan
A A A
NEW YORK - Hingga kini penyakit HIV atau AIDS belum ada obatnya, namun Para peneliti dari University of North Carolina di Chapel Hill mengklaim telah menemukan cara untuk mengembalikan sistem kekebalan tubuh orang yang terinfeksi HIV yang sebelumnya telah diobati dengan terapi obat antiretroviral (ART).

Hasil awal dari uji klinis fase 1 menunjukkan bahwa obat imunoterapi HIV aman dan dapat ditolerir untuk manusia. "Penelitian ini difokuskan untuk menemukan cara untuk menterapi sistem kekebalan tubuh untuk lebih baik melawan infeksi HIV," kata penulis studi senior David Margolis dari University of North Carolina (UNC) di Chapel Hill seperti dilansir dari Interestingengineering, Senin (24/9/2018).

David menjelaskan, Sejak digunakan dalam pengobatan HIV, ART telah berhasil memperpanjang hidup mereka yang menderita HIV. Namun, ART bukanlah obat. " Dengan ART, Virus akan terus berlanjut dalam reservoir laten yang tersembunyi dari sistem kekebalan tubuh, para peneliti mencatat," tutur David.

Namun, tanggapan spesifik HIV yang ada pada pasien yang diobati dengan ART tidak cukup untuk membersihkan infeksi HIV yang ada. Singkatnya, terapi baru juga membuat sistem kekebalan tubuh lebih siap untuk merespons.

"Dengan terapi baru ini adalah kemajuan yang menjanjikan untuk bidang ini," kata penulis pertama Julia Sung dari UNC.

"Penelitian ini tidak menyembuhkan HIV dan tidak boleh diartikan seperti itu, tetapi kami juga sangat didorong oleh data keamanan, jadi itu tidak boleh dianggap mengecilkan hati," Sung menjelaskan.

" Namun terapi Ini membuka jalan untuk langkah berikutnya, yaitu menggabungkan pendekatan imunoterapi ini dengan terapi pembalikan-latensi untuk membangunkan HIV dari keadaan latennya, di mana ia tidak terlihat oleh sistem kekebalan, kemudian membersihkannya dengan imunoterapi. " tandasnya
(wbs)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
7 jam yang lalu
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
12 jam yang lalu
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
14 jam yang lalu
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
15 jam yang lalu
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
15 jam yang lalu
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
18 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved