NASA Lakukan Uji Coba Parasut Supesonik untuk Mendarat di Mars

Sabtu, 08 September 2018 - 14:11 WIB
NASA Lakukan Uji Coba...
NASA Lakukan Uji Coba Parasut Supesonik untuk Mendarat di Mars
A A A
NEW YORK - Nasa berhasil menguji parasut supersonik yang dirancang untuk mendaratkan wahana rover berikutnya ke Mars.

Peluncuran suborbital yang dilakukan dari Wallops Island di Virginia ini dirancang untuk meniru kondisi yang mungkin saja dialami parasut selama pendarata di Mars.

Selain itu para ilmuwan yang trgabung juga mempelajari parasut dan data yang dikumpulkan selama penerbangan untuk memastikan sistem akan berfungsi seperti yang diharapkan.

"Ini benar-benar tes kekuatan untuk wahana Mars 2020," kata Jeremy Hill seorang insinyur mesin dikutip dari laman Space, Sabtu (8/9/2018).
"Kami ingin berada sedekat mungkin dengan lingkungan Mars," tambahnya.

Peluncuran yang dilakukan pagi tadi waktu setempat adalah bagian dari Eksperimen Penelitian Eksperimental Parasut Supersonik NASA (ASPIRE). Program ini membangun parasut yang dapat melekat pada atmosfer Planet Merah yang renggang dengan cukup baik untuk menyangga pendaratan robotik, khususnya bagi wahana Rover Mars milik NASA, yang dijadwalkan diluncurkan tahun 2020.

Parasut yang dimaksud bukanlah parasut pada umumnya yang digunakan untuk skydriver, namun parasut ini dirancang 10 dan 20 kali lebih besar dari parasut terestrial untuk melindungi rover selama pendaratan.

Parasut ini berbobot 90 kg dan dikemas sangat rapat sehingga saat parasut mendarat hanya butuh waktu setengah detik untuk menyebar dan karena penyebarannya yang sangat cepat itu yang membuat ASPIRE menjadi parasut sueprsonik.

Setelah peluncuran pagi ini, parasut akan diambil dari Samudera Atlantik dan dibawa kembali oleh insinyur untuk dipelajari guna memastikan perangkat tersebut dirancang dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan selama ujicoba yang baru dilakukan.

Hill menjelaskan bahwa ada lebih dari satu juta jahitan di parasut, yang dibuat sebagian dari Kevlar dan tim ingin melihat parasut ini layak tidak untuk digunakan dipendaratan Mars 2020 berjalan l
(wbs)
Berita Terkait
Sindonews Update 19...
Sindonews Update 19 Sept 2020, Rusia dan Amerika Berebut Venus
NASA Berencana Suntik...
NASA Berencana Suntik Jutaan Ton Es ke Atmosfer untuk Melawan Perubahan Iklim
Berencana Jelajahi Mars,...
Berencana Jelajahi Mars, NASA Mulai Uji Coba Roket Baru
NASA Kembangkan Ventilator...
NASA Kembangkan Ventilator untuk Pasien COVID-19
Ilmuwan NASA Temukan...
Ilmuwan NASA Temukan Indikasi bahwa Parallel Universe Benar-Benar Ada
NASA Cari Orang yang...
NASA Cari Orang yang Mau Diisolasi di Pesawat Ruang Angkasa
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
8 jam yang lalu
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
11 jam yang lalu
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
17 jam yang lalu
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
21 jam yang lalu
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
2 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
2 hari yang lalu
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved