Stasiun Luar Angkasa ISS Rusak Tertabrak Meteor Kecil

Sabtu, 01 September 2018 - 12:04 WIB
Stasiun Luar Angkasa...
Stasiun Luar Angkasa ISS Rusak Tertabrak Meteor Kecil
A A A
NEW YORK - Astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) harus berurusan dengan kebocoran udara yang kemungkinan karena adanya tabrakan yang terjadi dengan meteoroid kecil.

Hal itu pertama kali ditemukan oleh sensor tekanan udara di papan pengendali misi yang ada di Bumi.

Diperkirakan kerusakan disebabkan oleh dampak dari fragmen berbatu berkecepatan tinggi yang melintas didekat ISS.

Lubang kecil yang ditemukan yaitu berada di kapsul yang digunakan untuk mengirim kru baru ke ISS.

Ruang pengendalian misi di Houston, Texas dan Moskow mengatakan bahwa kebocoran kecil di ISS tak berbahaya bagi para astronot.

Namun, dampak dari meteoroid kecil itu adalah ancaman permanen terhadap platform yang sedang mengorbit.

Para astronot diperintah untuk mencari kebocoran yang ada di ISS. Mereka menemukanya di kendaraan Soyuz Rusia yang digunakan untuk membawa tiga awak ke ISS pada 8 Juni kemarin.

"Semalam dan pagi hari ada situasi yang tidak normal, terjadi penurunan tekanan, kebocoran oksigen di stasiun," kata kepala badan antariksa federal Roscosmos, Dmitry Rogozin, dilansir laman BBC, Sabtu (1/9/2019)

"Sebuah fraktur mikro ditemukan, kemungkinan besar itu adalah kerusakan dari luar. Para insinyur desain percaya itu adalah hasil dari micrometeorite," tambah Rogozin.

Perbaikan segera dilakukan menggunakan sealant dan selotip untuk menutupi lubang.

Para astronot berkordinasi dengan para insinyur di Bumi untuk menilai apakah perbaikan yang lebih kuat diperlukan.

Astronot AS Serena Auñón-Chancellor dan kosmonot Rusia Sergei Prokopyev, akan menggunakan kendaraan Soyuz yang sama untuk kembali ke Bumi pada akhir tahun.

Untungnya kebocoran yang terjadi pada modul orbit pesawat ini adalah segmen yang akan dibuang sebelum kapsul awak Soyuz memasuki atmosfir.
(wbs)
Berita Terkait
Sindonews Update 19...
Sindonews Update 19 Sept 2020, Rusia dan Amerika Berebut Venus
NASA Berencana Suntik...
NASA Berencana Suntik Jutaan Ton Es ke Atmosfer untuk Melawan Perubahan Iklim
Berencana Jelajahi Mars,...
Berencana Jelajahi Mars, NASA Mulai Uji Coba Roket Baru
NASA Kembangkan Ventilator...
NASA Kembangkan Ventilator untuk Pasien COVID-19
Ilmuwan NASA Temukan...
Ilmuwan NASA Temukan Indikasi bahwa Parallel Universe Benar-Benar Ada
NASA Cari Orang yang...
NASA Cari Orang yang Mau Diisolasi di Pesawat Ruang Angkasa
Berita Terkini
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
1 jam yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
5 jam yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
17 jam yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
20 jam yang lalu
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
1 hari yang lalu
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
1 hari yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved