Bebas Mengunduh, YouTube Music Premium Diluncurkan Pekan Depan

Sabtu, 19 Mei 2018 - 14:30 WIB
Bebas Mengunduh, YouTube...
Bebas Mengunduh, YouTube Music Premium Diluncurkan Pekan Depan
A A A
SAN BRUNO - Layanan YouTube Music terbaru akan memulai debutnya pada 22 Mei 2018. Versi yang didukung iklan akan menawarkan lagu, album, daftar putar resmi, radio berbasis seniman, dan pustaka video YouTube.

Sementara layanan trebaiknya bernama YouTube Music Premium. Sebuah layanan versi bebas iklan dari streamer music yang memungkinkan Anda mendengarkan dan mengunduh lagu. Layanan ini akan dikenakan biaya USD9,99 per bulan dan tersedia melalui aplikasi atau melalui peramban desktop.

YouTube Music Premium menggantikan aplikasi Google Play Musik dan pelanggan untuk yang kedua dapat mendengar musik, upload, dan daftar putar yang dibeli. Ini merupakan bagian dari langganan Google Play Music-nya.
Bebas Mengunduh, YouTube Music Premium Diluncurkan Pekan Depan

Kedua versi YouTube Music, baik yang didukung iklan dan versi premium menawarkan rekomendasi lagu berbasis lokasi. Selain itu, Anda dapat mencari lagu tertentu menggunakan istilah yang tidak jelas.

Contohnya, Google mengatakan bahwa Anda dapat mencari "lagu hipster itu dengan siulan". Pencarian dengan menggunakan garis lirik juga akan muncul dengan judul yang benar.

Pada tanggal yang sama, YouTube Red menjadi YouTube Premium. Ini adalah layanan bebas iklan yang juga diputar di latar belakang dan memungkinkan unduhan jutaan video. Harga untuk layanan ini adalah USD11,99 per bulan dan itu sudah termasuk YouTube Premium Music.

"Apakah Anda ingin mendengarkan, menonton atau menemukan, semuanya ada di sini. YouTube Music adalah layanan streaming musik baru yang dibuat untuk musik: lagu-lagu resmi, album, ribuan daftar putar dan radio artis ditambah katalog remix YouTube yang luar biasa, pertunjukkan langsung, cover dan video musik yang tidak dapat Anda temukan di mana pun -semuanya diatur dan dipersonalisasi. Untuk pertama kalinya, semua cara musik bergerak dapat Anda temukan di satu tempat," demikian bunyi pernyataan resmi YouTube seperti dilansir dari laman Phone Arena, Sabtu (19/5/2018).

Selasa depan, aplikasi akan memulai debutnya di AS, Australia, Selandia Baru, Meksiko, dan Korea Selatan. Dalam beberapa minggu ke depan, peluncuran akan diperluas ke Austria, Kanada, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Norwegia, Rusia, Spanyol, Swedia, Swiss, dan Inggris.
(mim)
Berita Terkait
YouTube Down!
YouTube Down!
5 Aplikasi Paling Banyak...
5 Aplikasi Paling Banyak Memakan Kuota Internet, Nomor Terakhir Tak Terduga
Pola Orang Menonton...
Pola Orang Menonton YouTube Kini Berubah
5 Cara Download Video...
5 Cara Download Video YouTube tanpa Aplikasi, Mudah Banget!
YouTube Blokir Lima...
YouTube Blokir Lima Saluran Myanmar
Diam-diam Google Matikan...
Diam-diam Google Matikan Play Music Demi Hidupkan YouTube Music
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
12 jam yang lalu
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
17 jam yang lalu
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
20 jam yang lalu
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
1 hari yang lalu
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
1 hari yang lalu
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
1 hari yang lalu
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved