Peduli Japanese Encephalitis, LG Sumbang Diagnostik Pasca Vaksinasi

Minggu, 06 Mei 2018 - 04:05 WIB
Peduli Japanese Encephalitis,...
Peduli Japanese Encephalitis, LG Sumbang Diagnostik Pasca Vaksinasi
A A A
DENPASAR - LG Electronics (LG) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan anak di Indonesia. Bekerja sama dengan International Vaccine Institue (IVI) yang berpusat di Seoul, Korea Selatan, perusahaan yang dikenal melalui berbagai inovasinya pada perangkat elektronik ini mendonasikan sejumlah perangkat diagnostik penyakit Japanese Encephalitis bagi Pemerintah Indonesia.

Japanese Encephalitis merupakan salah satu penyakit menular yang masih terabaikan. Padahal penyakit akibat flavivirus yang disebarkan melalui nyamuk ini merupakan masalah kesehatan di banyak negara di Asia, termasuk di Korea Selatan.

Anak-anak hingga usia 10 tahun menjadi populasi risiko infeksi terbesar. Tanda dan gejala klinis dapat menjadi berat dengan 10-30% menyebabkan kematian, sementara 25-75% dari korban terinfeksi menderita masalah neurologis jangka panjang seperti kejang dan cacat mental.

Pilihan Bali sebagai penerima donasi perangkat diagnostik ini melalui pertimbangan yang berdasarkan data beban penyakit Japanese Encephalitis di Tanah Air. Sepanjang 2001-2008, IVI dengan pemerintah Indonesia telah melakukan pengawasan prospektif bagi Japanese Encephalitis di beberapa daerah di Indonesia.

Melalui sokongan pendanaan dari Korean International Cooperation Agency (KOICA), studi ini menunjukkan Bali memiliki beban penyakit Japanese Encephalitis tertinggi. Kementerian Kesehatan sendiri diketahui sebelumnya telah melakukan kampanye vaksinasi massal untuk penyakit Japanese Encephalitis pada 960.000 anak di bawah usia 15 tahun di Bali.

"Data yang dihasilkan dengan dukungan perangkat diagnostik ini menjadi sangat penting bagi Pemerintah Indonesia untuk pengambilan keputusan bagi perluasan vaksinasi Japanese Encephalitis ke daerah lain ke depannya,” ujar Florian Marks, Kepala Unit Epidemiologi pada IVI menanggapi dukungan LG ini, Sabtu (5/5/2018).

Sebab sebagian besar negara dengan endemik tinggi pada penyakit ini, seperti Jepang dan Korea Selatan telah memasukkannya dalam program imunisasi rutin untuk melindungi populasi berisiko.

Diterima Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dukungan ini secara simbolis diberikan Sugito Puspo Aji selaku Kepala Cabang LG Electronics Indonesia untuk wilayah Bali kepada Suwarba selaku Kepala Pemantauan Japanese Encephalitis di Bali. “Harapannya, perangkat diagnostik ini dapat mendukung kerja pemantauan dan evaluasi pasca vaksinasi penyakit menular tersebut pada anak-anak di Bali. Ini merupakan bagian upaya kami untuk berkontribusi pada masyarakat Indonesia, terutama kesehatan dan kesejahteraan anak-anak,” ujar Seungmin Park, President Director LG Electronics Indonesia.
(mim)
wa-channel
Follow
Berita Terkait
Akademi Burung Dara,...
Akademi Burung Dara, Fasilitas Baru PT Suprama untuk Edukasi Olahan Mi
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
Nicke Widyawati Menjadi...
Nicke Widyawati Menjadi Bintang CSR di Indonesia Best Social Responsibility Awards 2023
Perkuat Hubungan dengan...
Perkuat Hubungan dengan Stakeholders, Lippo Karawaci Gelar Ribuan Program
Pentingnya Komitmen...
Pentingnya Komitmen Perusahaan bagi Pengembangan Masyarakat Sekitar
MNC Peduli Raih Penghargaan...
MNC Peduli Raih Penghargaan Best Social Responsibility Awards dari La Tofi
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
11 jam yang lalu
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
14 jam yang lalu
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
19 jam yang lalu
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
20 jam yang lalu
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
23 jam yang lalu
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
1 hari yang lalu
Terpopuler
Infografis
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp26,75 Triliun, Kripto Sumbang Rp838,56 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved