Tangan Bionik dengan Rasa Sentuhan Diberikan pada Pasien

Minggu, 07 Januari 2018 - 10:33 WIB
Tangan Bionik dengan...
Tangan Bionik dengan Rasa Sentuhan Diberikan pada Pasien
A A A
ITALIA - Para peneliti di Roma telah merilis tangan bionik pertama dengan rasa sentuhan yang dapat digunakan di luar laboratorium.

Penerima tangan bionik itu, Almerina Mascarello, mengaku seperti tangannya kembali lagi. Almerina Mascarello kehilangan tangan kirinya dalam kecelakaan se kitar 25 tahun silam. “Hampir seperti tangan saya kembali lagi,” ujarnya dikutip BBC. Pada 2014, tim internasional yang sama telah membuat tangan bionik dengan indra perasa pertama di dunia.

Meski demikian, sensor dan peralatan komputer yang dikaitkan pada tangan itu terlalu besar untuk bisa keluar dari laboratorium. Sekarang teknologi itu sudah berukuran kecil sehingga pas jika dimasuk kan di tas ransel. Itu artinya teknologi itu bisa dibawa kemanapun oleh penggunanya.

Uji coba tangan bionik itu dilakukan di Bristol. Tangan itu dibuat dengan cetakan tiga dimensi (3D). Tangan bionik itu dapat melihat dan memegang obyek secara otomatis. Tim pengembang terdiri atas para teknisi, pakar saraf, ahli bedah, pakar elektronik dan pakar robotik dari Italia, Swiss, dan Jerman.

Tangan buatan itu memiliki sejumlah sensor yang mendeteksi informasi tentang apakah satu objek itu lunak atau keras. Pesan ini dikirim kekomputer dibawa dalam tas ransel yang mengubah sinyal itu menjadi bahasa yang dipahami otak pengguna. Informasi itu pun dikirim ke otak Almerina melalui sejumlah elektroda kecil yang dicangkokkan dalam saraf di lengan bagian atas.

Saat tes, Almerina ditutup matanya. Dia dapat merasakan apakah objek yang dia pegang itu keras atau lunak. “Perasaan itu spontan seperti jika Anda memiliki tangan sebenarnya. Anda akhirnya dapat melakukan ber bagai hal yang sebelumnya sulit, seperti berpakai an, memakai sepatu, dan sebagainya. Tapi yang terpenting, Anda merasa komplit,” kata Almerina.

Teknologi ini menjadi langkah besar terbaru dalam bidang neuroprosthetics atau penghubung antara mesin dan tubuh manusia. “Kita bergerak lebih dan lebih lagi ke arah seperti film-film fiksi ilmiah seperti tangan bionik Luke Skywalker dalam Star Wars yang sepenuh nya dapat dikontrol, sepenuhnya alami, prostesis dengan sensor, seperti tangan manusia,” kata Profesor Silvestro Micera, pakar neuroengineer di EPFL, Lausanne, dan Sant’Anna School of Advanced Studies di Pisa.

Tangan robotik yang lebih baik dibandingkan tangan manusia itu masih memerlukan waktu lama, tapi tim yakin hal itu bisa menjadi kenyataan. “Saat Anda dapat mengontrol tangan robotik dengan otak Anda, Anda dapat berpikir tentang menciptakan satu yang me miliki gerakan lebih rumit dibandingkan satu tangan dengan lima jari,” ujar Profesor Paolo Rossini, neuro logis di University Hospital Agostino Gemelli, Roma.

Para peneliti memberi penghormatan kepada Almerina dan peserta uji coba lainnya yang bergabung dalam proyek tersebut. Almerina dapat meng guna kan tangan bionik itu selama enam bulan, tapi sekarang tangan itu dilepas karena masih berupa prototipe.

Tim peneliti menjelaskan, mereka berharap miniatur teknologi bisa berkembang lebih cepat sehingga tangan bionik dengan sensor dapat dijual secara komersial. Almerina menjelaskan, saat tangan bionik itu sudah sempurna pengembangannya, dia ingin memilikinya. (Syarifudin)

(nfl)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
15 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
17 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
17 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
17 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
17 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
18 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved