Nokia dan Huawei Sepakat Soal Lisensi Paten

Senin, 25 Desember 2017 - 15:05 WIB
Nokia dan Huawei Sepakat...
Nokia dan Huawei Sepakat Soal Lisensi Paten
A A A
BEIJING - Nokia telah sepakat untuk perjanjian lisensi paten multi-tahun dengan China Huawei. Produk saingan utama Nokia dalam bisnis jaringan - memberikan perjanjian royalti dengan semua pembuat handset terbesar di dunia.

Perusahaan Finlandia tersebut mengatakan pada 21 Desember bahwa mereka akan mulai melakukan pemesan pendapatan, termasuk pembayaran naik satu kali dari kuartal keempat. Kedua perusahaan tersebut tidak memberikan rincian keuangan lebih lanjut dari kesepakatan tersebut.

Nokia baru-baru ini melakukan kesepakatan perizinan dengan pembuat handset termasuk Apple, Samsung Electronics, LG dan Xiaomi.

Katalog paten Nokia mencakup teknologi yang mengurangi kebutuhan akan komponen perangkat keras di telepon, menghemat baterai dan meningkatkan penerimaan radio, di antara fitur lainnya.

Lebih dari 90% pendapatan Nokia berasal dari peralatan jaringan telekomunikasi, namun pembayaran lisensi sangat menguntungkan, terutama karena bisnis jaringan menderita kemerosotan industri.

Saham Nokia naik 2,1% pada 1415 GMT (10:15 pm, waktu Malaysia) namun turun sekitar 14% dari tahun ke tahun secara keseluruhan.

"Ini adalah kesepakatan yang signifikan karena Nokia sekarang memiliki kesepakatan dengan semua pembuat fonem abesar ... Pasar jaringan akan tetap sulit, namun pendapatan paten yang meningkat akan mengimbanginya," kata analis Mikael Rautanen dari firma riset Inderes, yang memiliki "pembelian "rating pada saham.

Nokia memperoleh 474 juta euro atau sekitar Rp7,6 triliun dari penjualan paten dan lisensi merek pada kuartal ketiga 2017, mewakili sekitar 8,6 persen dari total penjualan grup.

Pendapatan dari bisnis perizinannya telah memainkan peran yang semakin penting bagi Nokia, membantu mengimbangi penurunan penjualan dalam bisnis jaringan yang sangat kompetitif.

Dalam laporan kuartalan terakhirnya, CEO Nokia Rajeev Suri mengatakan bahwa perizinan adalah fokus bagi perusahaan karena menikmati momentum yang sangat baik dan memiliki kesempatan yang cukup besar untuk dikembangkan lebih lanjut pada tahun 2018 dan seterusnya.

Huawei memiliki pangsa 9,5 persen dari pasar smartphone global pada kuartal ketiga tahun ini, menurut data terbaru yang tersedia dari firma riset Gartner. Hanya Samsung Electronics Co Ltd dan Apple Inc memiliki pangsa yang lebih
(wbs)
Berita Terkait
Nokia G10 3GB/32 GB...
Nokia G10 3GB/32 GB Harga Rp2,1 Juta, Bisa Dicicil Rp50 Ribu Per Bulan
Nokia 3.4 dan Nokia...
Nokia 3.4 dan Nokia 2.4 Dirilis dengan Harga Rp 2 jutaan
Pre-Order Nokia C3 Dibuka...
Pre-Order Nokia C3 Dibuka Hari Ini, Pengamat: Ibarat Kos-Kosan tapi Harga Bintang Lima
Kenapa HP Nokia 3310...
Kenapa HP Nokia 3310 Sangat Kuat Walau Dibanting dan Dibenturkan Tembok?
6 Penyebab Nokia Bangkrut,...
6 Penyebab Nokia Bangkrut, Terlalu Percaya Diri dan Enggan Berinovasi
Bukan Nokia Edge 2022,...
Bukan Nokia Edge 2022, Ini HP Terbaru yang Dirilis HMD
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
1 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
2 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
7 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
7 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
8 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
9 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved