Hasil Survey Buktikan Anak Semakin Sering Membuka Konten Negatif

Rabu, 06 September 2017 - 06:02 WIB
Hasil Survey Buktikan...
Hasil Survey Buktikan Anak Semakin Sering Membuka Konten Negatif
A A A
JAKARTA - Kaspersky Lab menerbitkan laporan terbaru mengenai aktivitas anak-anak di seluruh dunia dalam menggunakan komputer. Hasil analisis menunjukkan bahwa saat ini, kebanyakan anak-anak di seluruh dunia lebih jarang berkomunikasi, bermain dan mengakses konten dewasa melalui komputer jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun dalam hal ini mereka lebih sering membuka situs web yang memberikan informasi tentang narkoba, alkohol dan tembakau. Topik terakhir ini sangat diminati oleh anak-anak di Amerika Utara, Oceania dan Eropa Barat.

Laporan tersebut, mencakup periode 12 bulan dari Mei 2016 sampai April 2017, menunjukkan statistik anonim dari solusi Kaspersky Lab untuk PC Windows dan Mac dengan modul Parental Control diaktifkan, dan menunjukkan data mengenai kunjungan atau percobaan kunjungan ke situs web dengan konten yang berpotensi membahayakan, termasuk satu dari tujuh kategori preset paling populer seperti situs komunikasi, alkohol, tembakau, narkotika; gim komputer, perangkat lunak, audio, video, e-Commerc, dan konten dewasa.

"Kami melihat adanya perubahan besar dalam aktivitas online anak-anak dari komputer ke perangkat mobile. Sekarang anak-anak hanya menggunakan komputer untuk mengunjungi situs web yang tidak memiliki aplikasi seluler yang setara atau lebih mudah dilihat di layar yang lebih besar. Ini mungkin menjelaskan mengapa proporsi mengunjungi situs web komunikasi di komputer mengalami penurunan, sementara proporsi situs webdengan konten 'alkohol, tembakau, narkotika' semakin meningkat," ungkap Anna Larkina, Web-content Analysis Expert Kaspersky Lab, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (5/9/2017).

Tercatat, 61% anak-anak membuka situs komunikasi (seperti media sosial, perpesanan, atau e-mail, apabila dibandingkan dengan 12 bulan sebelumnya (Mei 2015 sampai April 2016) yang sebanyak 67%. Gim komputer turun menjadi 9% dari 11%, dan situs dewasa saat ini mencapai 1,2% dan bukan 1,5%.

Sementara itu, kunjungan ke halaman yang berisi informasi tentang narkoba, alkohol dan tembakau sekarang mencakup 14% pendeteksian, meskipun jumlahnya hanya 9% dalam periode pelaporan sebelumnya. Minat membuka halaman yang memiliki software, audio dan video juga meningkat: 6% vs 3%.
(wbs)
Berita Terkait
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid...
Menkomdigi Meutya Hafid Kunker Perdana ke NTT, Cek Jaringan Internet dan Dialog dengan Pelajar
Program Donasi Internet...
Program Donasi Internet Berbagi Tanpa Batas
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
3 jam yang lalu
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
4 jam yang lalu
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
7 jam yang lalu
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
18 jam yang lalu
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
1 hari yang lalu
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
1 hari yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved