1.000 Pebisnis Online Bakal Kumpul di Yogyakarta

Senin, 04 September 2017 - 23:35 WIB
1.000 Pebisnis Online...
1.000 Pebisnis Online Bakal Kumpul di Yogyakarta
A A A
YOGYAKARTA - Belum ada data falid berapa jumlah orang yang mempromosikan produk barang dan jasa melalui media online. Saat ini, pemasaran melalui media daring, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lainnya cukup marak di era digital saat ini.

Tak sedikit, mereka yang bisa meraih sukses dengan omzet cukup besar. Namun, banyak juga para penjual produk atau jasa yang sudah memasarkan produk melaui online, tetapi belum bisa meningkatkan penjualan secara signifikan.

Para pebisnis melalui media online itu akan berkumpul di Yogyakarta. Sedikitnya akan ada 1.000 pebisnis yang akan menimba ilmu dalam Jogja Digital Marketers Summit & Expo di Jogja Expo Center, pada 20-23 September 2017.

Tak hanya pebisnis online, acara kopi darat itu juga bakal menghadirkan pemangku kebijakan dari pemerintah daerah. Juga dari jasa pengiriman barang dan perbankan agar bisnis online kian membumi.

"Kalau ditanya resep agar jualan online laris, jawabannya kembali sebuah pertanyaan. Bagaimana akuisisi customer, menangkap pembeli dengan baik," ujar Arifin Wicaksono, ketua Steering Commitee Jogja Digital Marketers Summit & Expo di Jogja Expo Center kepada wartawan, Senin (4/9/2017).

Dia menerangkan, rata-rata para calon pembeli mencari produk melalui tiga jalur, yaitu google, media sosial dan kanal konten market place seperti lazada, bukalapak, tokopedia, alibaba dan lain-lain.

"Karakter pembeli berbeda-beda, begitu juga dengan media online yang meski digunakan. Kalau segmen pasar perusahaan, menggunakan google atau website. Kalau person to person bisa melalui Facebook," katanya.

Sekretaris Karang Taruna DIY, Didik Joko Nugroho berharap event empat hari itu tidak berhenti pada kegiatannya saja. Tapi, ada tindak lanjut dengan melakukan pendampingan bagi pemuda karang taruna agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, ada 438 karang taruna di DIY. Jumlah itu terdapat lebih dari 1.500 pemuda yang memiliki potensi cukup tinggi. Sebab, sebagian besar bergerak dalam UKM dan UMKM.

"Saya berharap ada pilot project atau apa agar karang taruna dibimbing supaya bisa go digital. Mereka memiliki SDM yang memadai, tapi perlu pembinaan lagi," tandasnya.
(dmd)
Berita Terkait
Bisnis Online Saat Pandemi...
Bisnis Online Saat Pandemi Covid-19 Naik 90 Persen
Artis Sinetron CA Ditangkap...
Artis Sinetron CA Ditangkap terkait Kasus Prostitusi Online, Begini Penjelasan Polisi
Gerebek Prostitusi Online...
Gerebek Prostitusi Online di Makassar, 6 Muncikari dan 2 Remaja Wanita Ditangkap
Polisi Tangkap Jaringan...
Polisi Tangkap Jaringan Prostitusi Online di Makassar
Ibu Jual Anak Kandungnya...
Ibu Jual Anak Kandungnya Lewat Medsos di Majalengka
Polresta Bogor Amankan...
Polresta Bogor Amankan Dua Muncikari Prostitusi Online
Berita Terkini
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
3 jam yang lalu
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
4 jam yang lalu
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
7 jam yang lalu
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
12 jam yang lalu
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
1 hari yang lalu
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
1 hari yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved