Penyebab Malware Joao Menyebar Cepat di Indonesia

Selasa, 29 Agustus 2017 - 00:21 WIB
Penyebab Malware Joao...
Penyebab Malware Joao Menyebar Cepat di Indonesia
A A A
JAKARTA - Dari hasil mesin deteksi ESET di seluruh dunia, Indonesia termasuk salah satu negara yang paling parah terinfeksi malware Joao. Warganet Indonesia terkenal paling doyan mengunduh games di internet.

Bahkan menurut NewZoo, jumlah gamers Indonesia pada 2017 mencapai 43,7 juta pemain. Ini yang kemudian menjadi penyebab malware Joao menyebar dengan cepat dan meluas di Indonesia.

“Penyebab utama terjadinya penyebaran Jaoa yang meluas tidak hanya disebabkan oleh tingginya jumlah pemain yang menggunakan game bajakan dan mengunduh file dari sembarang tempat. Tapi, juga akibat kurangnya kesadaran pengguna tentang pentingnya keamanan siber," ujar Technical Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh dalam keterangan tertulis, Senin (28/8/2017).

(Baca: Malware Joao Ancam Gamers Indonesia )

"Adanya pendapat antivirus memperlambat akses game turut menjadi andil pemain game menonaktifkan antivirus saat bermain dan menyebabkan munculnya kerentanan perangkat komputer mereka. Padahal saat ini sudah ada mode gamer (Gamers Mode) yang tidak akan memberatkan kinerja komputer atau menurunkan kemampuannya,” ujarnya.

Untuk membantu gamer di tanah air, Yudhi juga memberikan saran bagaimana cara mengetahui apakah perangkat komputer yang digunakan telah terinfeksi oleh malware Joao atau belum, yaitu dengan cara melakukan pencarian pada file bernama "mskdbe.dll".

Jika dari hasil pencarian ditemukan file tersebut, kemungkinan besar komputer telah terinfeksi oleh malware Joao. Namun jika tidak ditemukan, bukan berarti secara otomatis telah terbebas dari malware spionase ini. Karena pelaku dapat saja mengganti nama file kapan saja dia mau.

"Sebab itu, pengguna disarankan menggunakan antivirus yang dilengkapi Gamers Mode serta komprehensif untuk serangan lain seperti ransomware," tandas Yudhi.
(dmd)
Berita Terkait
Ancaman Kejahatan Siber...
Ancaman Kejahatan Siber Dinilai Harus Menjadi Perhatian Bersama
Marak Tuntutan Tebusan,...
Marak Tuntutan Tebusan, Serangan Pelumpuhan Website di Indonesia Melonjak 62%
Fitur Verifikasi Wajah,...
Fitur Verifikasi Wajah, Antisipasi Mitra Gojek agar Terhindar Cyber Crime
Selalu Waspada, Ancamanan...
Selalu Waspada, Ancamanan Keamanan Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Ketika Anak SMK di Didik...
Ketika Anak SMK di Didik Jadi Ahli Cyber Security
9 Ancaman Siber yang...
9 Ancaman Siber yang Jadi Favorit Hacker di 2023, Mulai Game, Streaming, hingga Metaverse
Berita Terkini
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
1 hari yang lalu
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
1 hari yang lalu
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
1 hari yang lalu
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
2 hari yang lalu
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
2 hari yang lalu
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
2 hari yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved