NASA Akan Bongkar Rahasia Soal Matahari

Senin, 05 Juni 2017 - 10:02 WIB
NASA Akan Bongkar Rahasia...
NASA Akan Bongkar Rahasia Soal Matahari
A A A
CALIFORNIA - Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, mengumumkan akan meluncurkan sebuah misi tahun depan untuk mengirimkan sebuah wahana antariksa ke atmosfir matahari. Misi yang diberi nama Solar Probe Plus atau SPP dalam rangka memberikan wawasan tentang perilaku bintang-bintang dan informasi seputar cuaca luar angkasa.

NASA mengumumkan rencana tersebut di the University of Chicago hari Rabu dalam sebuah upacara untuk menghormati astrofisikawan Eugene Parker, dimana Wahana Penyelidik Surya Parker diberi nama sesuai dengan nama astrofisikawan tersebut.

Penyelidikan tersebut akan mengumpulkan data terkait aktivitas matahari dan memberi kita pemahaman yang lebih baik bagaimana peristiwa iklim antariksa dapat berdampak terhadap kehidupan di bumi.

Wahana tersebut akan mengorbit dalam jarak empat juta mil dari permukaan matahari, sekitar delapan kali lebih dekat ke matahari dibandingkan wahana antariksa manapun yang pernah diluncurkan. Wahana tersebut harus mampu menahan panas dan radiasi yang tak seorang manusiapun dapat menahannya.

"Wahana Penyelidik Surya Parker akan menjawab semua pertanyaan tentang fisika matahari yang telah menimbulkan teka-teki bagi kita selama lebih dari enam puluh tahun," ujar Nicola Fix, salah seorang ilmuwan untuk misi tersebut seperti dilansir dari Mirror.

"Wahana antariksa tersebut bermuatan terobosan teknologi yang akan memecahkan banyak dari misteri terbesar tentang bintang kita, termasuk mencari tahu mengapa suhu korona matahari jauh lebih panas dibandingkan suhu di permukaannya."

Parker adalah ilmuwan pertama yang mempelajari fenomana yang sekarang dikenal sebagai angin surya dan penelitiannya telah mengubah cara pemahaman para ilmuwan tentang cara bintang-bintang berinteraksi dengan dunia yang mengorbit mereka.

Angin surya adalah gas dengan partikel bermuatan yang dipancarkan dari matahari. Angin tersebut berangsur-angsur mengalir melewati bumi pada kecepatan 1,6 juta kilometer per jam dan para ilmuwan percaya mereka memiliki kemampuan untuk menimbulkan kerusakan serius di planet ini.

Pada titik terdekatnya dengan matahari, wahana antariksa dengan lapisan pelindung surya berketebalan 12 sentimeter harus dapat menahan suhu sepanas 1.300 derajat Celcius.

Jadwal peluncuran wahana penyelidik ini masih seperti semula yaitu bulan Agustus 2018 dan dijadwalkan akan bertahan hingga bulan Juni 2025.
(wbs)
Berita Terkait
Berisi Sampel Asteroid...
Berisi Sampel Asteroid Berusia 4,5 Miliyar Tahun, Kapsul Milik NASA Kembali ke Bumi
Melihat Gambar Planet...
Melihat Gambar Planet Mars Melalui Robot Penjelajah Perseverance
Nama Anda Bisa Dibawa...
Nama Anda Bisa Dibawa NASA di Pesawat Luar Angkasa Mengitari Bulan, Gratis!
Catat Sejarah, Wanita...
Catat Sejarah, Wanita Penemu Asteroid 4922 Jadi Bos NASA JPL
NASA Tunjukkan Pakaian...
NASA Tunjukkan Pakaian Astronot Senilai Rp4,2 T untuk Misi ke Bulan 2024
Mengulik Teknologi Jet...
Mengulik Teknologi Jet Supersonik Senyap Baru NASA X-59, New York-London hanya 3,5 Jam
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
5 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
6 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
10 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
10 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
11 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
12 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved