Google Siap Blokir Berita Hoax

Minggu, 30 April 2017 - 16:56 WIB
Google Siap Blokir Berita...
Google Siap Blokir Berita Hoax
A A A
Google ubah cara mesin pencarinya untuk membantu menghentikan penyebaran berita palsu dan ucapan berbentuk kebencian.

Seperti dilansir dari BBC, perubahan itu melibatkan langkah-langkah berbeda untuk posisi situs web dan hasil pencarian banyak yang tepat.

Google menjelaskan, perubahan itu akan menggagalkan upaya penyalahgunaan algoritma mesin pencari itu yang memungkinkan hacker mempromosikan konten produk mereka.

Google menghadapi kritik tahun lalu karena memberikan prioritas kepada kelompok yang ingin membantah tentang kejadian Holocaust.

Wakil Presiden Teknik di Bagian Pencarian Google, Ben Gomes mengatakan, perusahaan itu sedang melakukan perubahan struktur untuk mengatasi cara baru yang digunakan hacker untuk menipu algoritma mesin pencari tersebut.

" Kebanyakan kelompok dan organisasi menggunakan berita palsu untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan, kualitas rendah, menyakitkan hati dan sama sekali tidak benar," tutur Ben

Untuk mengatasi masalah itu, katanya, Google menambahkan metrik baru untuk sistem posisinya yang akan membantu menghentikan informasi salah dari memasuki hasil pencarian teratas untuk istilah pencarian tertentu.

Katanya menambahkan, Google telah memperbarui pedoman yang diberikan kepada ribuan pemberi rating yang digunakan perusahaan untuk memberikan tanggapan apakah sesuatu keputusan terlibat adalah tepat.
(wbs)
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
2 jam yang lalu
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
10 jam yang lalu
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
16 jam yang lalu
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
18 jam yang lalu
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
19 jam yang lalu
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
22 jam yang lalu
Infografis
Harta Kekayaan Ivan...
Harta Kekayaan Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK yang Blokir Rekening Nganggur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved