Zomato Fokus Menangkan Pertarungan Foodtech di Indonesia

Minggu, 18 Desember 2016 - 09:45 WIB
Zomato Fokus Menangkan...
Zomato Fokus Menangkan Pertarungan Foodtech di Indonesia
A A A
JAKARTA - Seiring dengan keputusan beberapa perusahaan teknologi menutup produk teknologi kulinernya (foodtech), perusahaan foodtech berbasis di India, Zomato justru menegaskan melipatgandakan usaha mereka dan menargetkan untuk memenangkan pertarungan sengit di Indonesia.

Salah satu langkah yang diambil adalah dengan fitur sosial baru dan mengintegrasikan Zomato dengan aplikasi pihak ketiga.

"Teknologi adalah jantung dari segala hal di Zomato. Banyak hal yang kita gunakan secara cuma-cuma memiliki algoritma kompleks di belakangnya. Hal ini tidak hanya membantu pengguna dengan menyediakan informasi lengkap mengenai restoran, tetapi juga membantu pengguna ‘menemukan’ dan mencari restoran baru dengan fitur ‘search’ dan ‘nearby’," ujar Country manager Zomato, Karthik Shetty, dalam keterangan resminya, Minggu (18/12/2016).

Lebih lanjut, dirinya menambahkan, pengguna juga bisa membangun jaringan pecinta kuliner terpercaya milik mereka sendiri. Hal ini sangat penting karena makanan adalah hal yang sangat pribadi dan kita biasanya cenderung mempercayai pendapat dari teman kita terlebih dahulu, atau orang-orang yang kita tahu memiliki selera dan serupa dengan yang kita miliki.

Dalam hal ini yang membedakan Zomato dengan kompetitor adalah pengguna bisa memilih restoran yang ingin mereka kunjungi dan memesan Uber langsung melalui Zomato untuk mengantarkan mereka ke restoran tersebut.

Sama halnya seperti foto, pengguna yang menggambil foto dan mengunggahnya melalui Instagram juga bisa secara instan menggunggahnya pada akun Zomato mereka.

Zomato sendiri merupakan panduan restoran online yang menyajikan informasi meliputi daftar makanan, foto, ulasan, hingga rating berbagai restoran di Jakarta dan Bali. Hingga kini, situs dan aplikasi Zomato telah memiliki informasi lebih dari 30.000 restoran di Indonesia.

Zomato tidak mengijinkan restoran membayar untuk mengubah hasil pencarian organik, rating, atau ulasan yang mereka terima dalam Zomato.
(dol)
Berita Terkait
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Ganjar Pranowo Komentari...
Ganjar Pranowo Komentari Social Commerce TikTok Shop, Apa Bedanya dengan Ecommerce?
Terkuak, Ini E-Commerce...
Terkuak, Ini E-Commerce No.1 Pilihan Penjual dan Pembeli
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
7 jam yang lalu
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
8 jam yang lalu
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
19 jam yang lalu
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
21 jam yang lalu
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
23 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved