KPPU Didesak Bongkar Jaringan Mafia di Telkomsel

Selasa, 06 September 2016 - 11:55 WIB
KPPU Didesak Bongkar...
KPPU Didesak Bongkar Jaringan Mafia di Telkomsel
A A A
JAKARTA - Dugaan konspirasi yang dilakukan Telkomsel sebagai penentu harga yang paling dominan terhadap tariff interkoneksi membuat pelanggan seluler di Indonesia merasa dirugikan. Oleh karenanya Komisi Pengawas Persaingan Usaha didesak untuk melakukan investigasi soal dugaan adanya monopoli pengaturan harga tarif intekoneksi.

Koordinator Petisi 28 Haris Rusly mengatakan kepentingan masyarakat dari sisi ketersediaan dan kesinambungan layanan, harga yang rasional serta kualitas interkoneksi lokal yang murah tidak dapat terpenuhi akibat dominasi Telkomsel dalam menentukan tarif interkoneksi lokal

"Jelas sudah bahwa ada kepentingan dari mafia mafia di Telkomsel untuk terus mengeruk keuntungan dari masyrakat melalui berbagai mark projeck pengembangan di Telkomsel mulai dari penunjukan kontraktot pembangunan BTS yang sarat dengan kolusi dan nepotisme di jajaran Direksi Telkomsel, serta projek pengadaan instrumen telekomunikasi yang mendukung interkoneksi lokal yang diduga dimark up maka meyebabkan cost base interkoneksi di Telkomsel sangat mahal," tutur Haris kepada Sindonews, Selasa (6/9/2016)

Haris mendesak karena itu sudah sepantasnya KPPU untuk melakukan investigasi pada Telkomsel, karenan ini sudah terjadi praktik monopoli dan persaingan usaha yang tidak sehat, yang diduga dilakukan oleh Telkomsel.

" Kan aneh masa tarif interkoneksi Lokal kok lebih mahal dibandingkan dengan tarif interkoneksi international dan roaming yang mengunakan fasilitas TELIN. Disini ada sebuah hal yang tidak benar dalam Telkomsel yang selalu mengatakan bahwa tarif interkoneksi yang ditawarkan pemerintah dikatakan jauh dibawah cost base dari tariff interkoneksi lokal yang di claim oleh Telkomsel," jawab Haris.

Masyarakat Penguna Jasa Telekomunikasi Seluler mendesak President Joko Widodo untuk segera meminta Menteri BUMN mencopot semua Direksi Telkomsel karena gagal menjalankan program trisakti dan nawacita Jokowi dalam memberika layananjasa telekomunikasi yang murah bagi masyarakat.

" Jokowi kalau benar benar serius harus berani memberantas para Mafia mafia tender baik di Telkom dan Telkomsel, Untuk apa Direksi dan Komisaris Telkom dan Telkomsel digaji sangat besar dan tiap tahun terima tantiem dan MSOP miliaran kalau masih banyak melakukan pratek pratek pengerukan keuntungan sebesarnya dari masyrakat Indonesia," tandasanya.
(wbs)
Berita Terkait
IndiHome Down, Jaringan...
IndiHome Down, Jaringan Internet Telkomsel Melambat
Puluhan Ribu Pelajar...
Puluhan Ribu Pelajar di Sumsel Nikmati Akses Belajar Jarak Jauh Gratis dari Telkomsel
Telkomsel Hadirkan Layanan...
Telkomsel Hadirkan Layanan IoT Envion untuk Sistem Monitoring Energi
Wagub Sulut Apresiasi...
Wagub Sulut Apresiasi Telkomsel Sediakan Kuota Internet
Cara Tukar Poin Telkomsel...
Cara Tukar Poin Telkomsel Menjadi Kuota, Ternyata Mudah!
Buruan! Telkomsel Tawarkan...
Buruan! Telkomsel Tawarkan Kuota Internet Mulai 80GB Cuma Rp150 Ribu
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
8 jam yang lalu
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
17 jam yang lalu
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
19 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
1 hari yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
1 hari yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
1 hari yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved