Kabar Microsoft Beli LinkedIn, Saham LNKD Melompat 49%

Senin, 13 Juni 2016 - 21:19 WIB
Kabar Microsoft Beli...
Kabar Microsoft Beli LinkedIn, Saham LNKD Melompat 49%
A A A
NEW YORK - Bila rencana merger Yahoo! dengan Twitter masih malu-malu untuk diumumkan, Microsoft terang-terangkan mengumumkan mencaplok jejaring sosial LinkedIn untuk USD196 per saham, pada Senin (13/6/2016). Melansir CNBC, Senin (13/6/2016), kesepakatan tersebut tunai senilai USD26,2 miliar. Atau sekira Rp348 triliun.

Usai pengumuman itu, saham LinkedIn (LNKD) melonjak drastic dari penutupan pada Jumat kemarin. Bloomberg mengabarkan saham LNKD melompat hingga 49% pada perdagangan premarket di New York, Senin ini, menjadi USD194,63 per saham. Sementara saham Microsoft turun 3,7% ke USD49,60 per saham.

Menariknya, aksi perdagangan di Wall Street pun sampai terhenti sejenak untuk memastikan pemberitaan Microsoft membeli LinkedIn. (Baca: Microsoft Caplok LinkedIn Rp348 Triliun)

Kendati korporasi milik Bill Gates tersebut membeli LinkedIn, namun CEO LinkedIn, Jeff Weiner masih berada di kursi aman. Ia akan tetap sebagai chief executive officer, hanya saja Jeff mempunyai tambahan pekerjaan dengan melaporkan kinerjanya ke CEO Microsoft, Satya Nadella.

“LinkedIn telah berkembang menjadi bisnis fantastis yang berpusat pada menghubungkan professional di dunia,” kata Nadella, seperti dilasnir CNNC. “Bersama, kita bisa mempercepat pertumbuhan LinkedIn serta Microsoft Office 365 dan Dynamics, seperti kita berusaha memberdayakan setiap orang dan organisasi di planet ini,” tambahnya.

Chief Information Officer (CIO) Tigress Financial Partners, Ivan Feinseth menyebut aksi korporasi di atas sebagai kesepakatan terbesar. “LinkedIn adalah platform bisnis sosial utama. Anda memiliki semua ini, mulai dari karyawan magang, mahasiswa hingga para CEO terbesar,” ucapnya.
(ven)
Berita Terkait
Ciut oleh Tekanan Beijing,...
Ciut oleh Tekanan Beijing, Microsoft Suntik Mati LinkedIn di China
2 Cara Ampuh Ganti Password...
2 Cara Ampuh Ganti Password LinkedIn: Lupa Password atau Ingin Refresh Keamanan
Ditekan Beijing, Microsoft...
Ditekan Beijing, Microsoft Suntik Mati LinkedIn di China
LinkedIn Tutup Layanan...
LinkedIn Tutup Layanan Mereka di China, Apa Sih Penyebabnya?
LinkedIn Beberkan Tips...
LinkedIn Beberkan Tips Sukses Cari Kerja di 2025: Hindari Ghosting, Dapatkan Pekerjaan Impian
LinkedIn Menyerah dengan...
LinkedIn Menyerah dengan Fitur Stories, Dihentikan Akhir September
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
20 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
21 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
22 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
22 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
22 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
23 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved