Ada Usulan, Agar Pemerintah Blokir Google dan Youtube

Kamis, 09 Juni 2016 - 19:55 WIB
Ada Usulan, Agar Pemerintah...
Ada Usulan, Agar Pemerintah Blokir Google dan Youtube
A A A
JAKARTA - Tuntutan untuk memblokir situs Google dan Youtube menghadapi pro dan kontra. Desakan ini berawal dari Sekretaris Jenderal Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang meminta kedua situs tersebut di blokir karena banyak mengandung unsur kekerasan dan pornografi.

Melihat pro dan kontra yang terjadi pengamat IT sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi mengemukakan pendapatnya. Dalam hal ini dirinya berpendapat bahwa hal semacam ini seharusnya menjadi tanggung jawab bersama.

"Apa yang menjadi fokus ICMI seharunya menjadi fokus semua pihak juga. Sebab mengantisipasi konten pornografi yang berujung pada maraknya kasus pemerkosaan, hubungan bebas dan sebagainya adalah tanggung jawab bersama," ungkap Heru saat dihubungi Sindonews, Kamis (9/6/2016).

Lebih lanjut, Heru menambahkan, memang sejauh ini pihak Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah membentuk tim panel yang tugasnya mengawasi dan menindaklanjuti masukan masyarakat mengenai konten pornografi. Hanya saja tim panel masih memiliki kekurangan, misalnya beberapa kali terdapat komplain untuk melakukan penutupan terhadap konten yang mengandung pornografi tidak mendapatkan respon.

Kedepannya, Heru berharap pihak Google juga membentuk sebuah tim khusus untuk mengawasi konten-konten yang berbau pornografi, terlebih hal ini sudah sering terjadi.

"Seharusnya mereka juga punya tim yang memfilter konten apa saja yang bisa masuk ke Indonesia. Jadi tidak perlu setiap saat harus didesak untuk melakukan blokir dan kalau memang proses komunikasi pemblokiran ke google atau youtube tidak mudah maka perlu ada evaluasi keberadaan mereka disini. Sebab konten pornografi termasuk terorisme dan dilarang berdasarkan Undang-Undang," tegasnya.
(dol)
Berita Terkait
Google.org Umumkan Pendanaan...
Google.org Umumkan Pendanaan Edukasi AI dan Ketahanan Pangan untuk 6 juta Orang di Asia Tenggara
Google Luncurkan Inovasi...
Google Luncurkan Inovasi AI untuk Pendidikan Berkualitas dan Aman di Indonesia
Google Luncurkan 11.000...
Google Luncurkan 11.000 Beasiswa untuk Keterampilan Digital
Komdigi dan Google Luncurkan...
Komdigi dan Google Luncurkan Google Play Protect untuk Keamanan Digital
Google.org Salurkan...
Google.org Salurkan Hibah US$3,5 Juta untuk Dukung 200.000 Petani Kecil di Thailand dan Vietnam
Gebrakan Ramadan Gemini...
Gebrakan Ramadan Gemini 2026 dari Google
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
15 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
17 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
17 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
17 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
17 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
18 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved