YLKI Nilai Telkom Tidak Adil ke Pelanggan
Kamis, 14 April 2016 - 14:20 WIB
YLKI Nilai Telkom Tidak Adil ke Pelanggan
A
A
A
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) tidak adil terhadap pelanggan lamanya dengan menawarkan paket baru IndiHome Triple Play yang berisi telepon, TV kabel, dan internet (WiFi).
(Baca: Pakai IndiHome, KPPU Sebut Pelanggan Keluar Biaya Lebih Mahal)
Ketua Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI Sularsi mengatakan, pihaknya melayangkan protes ke perusahaan milik pemerintah tersebut karena telepon pelanggan lama diputus ketika tidak beralih ke IndiHome.
"Protes, kita menghargai konsumen lama yang sudah gunakan telepon rumah kemudian ada produk baru ditawarkan. Dia tidak manfaatkan untuk internet dan TV, kemudian kalau saya tidak mau, diputus, ini tidak fair," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (14/4/2016).
(Baca: KPPU Tegur Telkom Jangan Paksa Konsumen Beralih ke IndiHome)
Larsi menjelaskan, seharusnya Telkom memberikan hak sambungan telepon yang sudah digunakan pelanggan lama tanpa harus memakai dua produk lainnya. "Solusinya, Telkom berikan hak konsumen karena nomor telepon sudah eksis, harus dikembalikan," kata dia.
Menurutnya, Telkom mengeluarkan paket baru tersebut guna bersaing dengan para kompetitor seiring penggunaan telepon rumah yang sudah minim.
"Hampir semua pengusaha bersaing dapatkan hati konsumen makanya kasih bonus. Nah, kalau campur tangan persaingan, persaingan di mana pun ada, kalau tidak ikutin akan mati dengan sendirinya. Caranya yang kita tidak benarkan dengan cara memaksa, itu yang melanggar hak konsumen," pungkasnya.
Baca Juga:
KPPU Tampung Banyak Keluhan Pelanggan Telkom IndiHome
KPPU Ungkap Tak Pindah ke IndiHome, Telepon Pelanggan Diputus
(Baca: Pakai IndiHome, KPPU Sebut Pelanggan Keluar Biaya Lebih Mahal)
Ketua Bidang Pengaduan dan Hukum YLKI Sularsi mengatakan, pihaknya melayangkan protes ke perusahaan milik pemerintah tersebut karena telepon pelanggan lama diputus ketika tidak beralih ke IndiHome.
"Protes, kita menghargai konsumen lama yang sudah gunakan telepon rumah kemudian ada produk baru ditawarkan. Dia tidak manfaatkan untuk internet dan TV, kemudian kalau saya tidak mau, diputus, ini tidak fair," ujarnya kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (14/4/2016).
(Baca: KPPU Tegur Telkom Jangan Paksa Konsumen Beralih ke IndiHome)
Larsi menjelaskan, seharusnya Telkom memberikan hak sambungan telepon yang sudah digunakan pelanggan lama tanpa harus memakai dua produk lainnya. "Solusinya, Telkom berikan hak konsumen karena nomor telepon sudah eksis, harus dikembalikan," kata dia.
Menurutnya, Telkom mengeluarkan paket baru tersebut guna bersaing dengan para kompetitor seiring penggunaan telepon rumah yang sudah minim.
"Hampir semua pengusaha bersaing dapatkan hati konsumen makanya kasih bonus. Nah, kalau campur tangan persaingan, persaingan di mana pun ada, kalau tidak ikutin akan mati dengan sendirinya. Caranya yang kita tidak benarkan dengan cara memaksa, itu yang melanggar hak konsumen," pungkasnya.
Baca Juga:
KPPU Tampung Banyak Keluhan Pelanggan Telkom IndiHome
KPPU Ungkap Tak Pindah ke IndiHome, Telepon Pelanggan Diputus
(izz)