Uji Publik KPI Harus Ada Metodologi dan Aturan Jelas

Rabu, 03 Februari 2016 - 19:09 WIB
Uji Publik KPI Harus...
Uji Publik KPI Harus Ada Metodologi dan Aturan Jelas
A A A
JAKARTA - Langkah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk melakukan uji publik terhadap perpanjangan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) Induk Televisi Berjaringan menuai kecaman DPR RI. Pasalnya, dalam hal ini KPI dianggap tidak memiliki landasan yang jelas untuk melakukan uji publik.

"Melibatkan publik untuk mencari masukan sah-sah saja, tapi jangan menggunakan kata uji publik sebab hal tersebut memiliki konsekuensi yang serius. Jadi kalau ingin melibatkan publik, harus ada dulu metodologi dan aturan yang jelas. Agar semuanya memiliki landasan yang kuat, uji publik itu tidak bisa sembarangan," ujar Anggota Komisi 1 DPR RI, Meutya Viada Hafid, baru-baru ini di Jakarta.

Dirinya menambahkan, dikatakan harus ada metodologi yang jelas, sebab hal ini rawan dipolitisasi dan terdapat persaingan bisnis di dalamnya. Selain itu, yang memberikan tanggapan juga harus terdata jelas. "Jangan satu orang tapi bisa votting berkali-kali. Bahkan, tidak jarang komentar yang ada justru mengandung SARA, ini kan sudah melenceng dari apa yang diharapkan,"ucap Meutya.

Dalam hal ini, dia beranggapan jika ingin membangun siaran Televisi yang lebih baik dan berkualitas, sebaiknya dengan pemberian sanksi yang tegas dan berkala. Bukan melakukan uji publik dengan metodologi yang tidak jelas.

"Sebenarnya, kalau mau memperbaiki siaran televisi yang ada, alangkah baiknya kita tegas dalam memberikan sangsi-sangsi terhadap penyiarannya. jangan sudah 10 tahun dan telah mencapai batas akhir perizinan baru ujuk-ujuk melakukan uji publik," tegas Meutya.

Baca:
DPR: KPI Tak Memiliki Landasan Hukum Jelas Lakukan Uji Publik
(dyt)
Berita Terkait
Kapolda Papua Barat...
Kapolda Papua Barat Ingatkan Pentingnya Eksistensi Budaya Lokal di Era Disrupsi
KPI Sebut Jeda Pembahasan...
KPI Sebut Jeda Pembahasan RUU Penyiaran Pupuskan Harapan Masyarakat Penyiaran
Anugerah KPI 2023, Ratusan...
Anugerah KPI 2023, Ratusan Program TV dan Radio Dinilai Puluhan Juri
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Fungsi Sosial Penyiaran
Penting! Ini Hasil Riset...
Penting! Ini Hasil Riset Para Pakar tentang Kualitas Tayangan Televisi di Indonesia
Anugerah KPI 2023 Angkat...
Anugerah KPI 2023 Angkat Isu Harmoni Lingkungan lewat Lembaga Penyiaran
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
6 jam yang lalu
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
7 jam yang lalu
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
8 jam yang lalu
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
8 jam yang lalu
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
8 jam yang lalu
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved