Google: Indonesia Salah Satu Pangsa Pasar e-Commerce Terbesar

Sabtu, 12 Desember 2015 - 11:01 WIB
Google: Indonesia Salah...
Google: Indonesia Salah Satu Pangsa Pasar e-Commerce Terbesar
A A A
JAKARTA - Google Inc memandang Indonesia sebagai salah satu pangsa pasar bisnis belanja online atau e-commerce terbesar. Hal ini terlihat dari peningkatan pengguna internet setiap tahun.

"Indonesia potensinya besar sekali. Pengguna internetnya naik, pertumbuhan pada kelas menengah yang jadi pendorong. Kelas menengah akan terus naik, sekarang sangat percaya diri di mana-mana soal e-commerce. Apalagi pendapatan perkapita kita cukup tinggi, dibanding India misalnya," ujar Country Industry Head Google Inc, Hengky Priatna.

Dia memperkirakan e-commerce di Indonesia akan berkembang pesat. Bahkan, Google telah bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan pengguna internet hingga 100 juta user. "Ada kerja sama teknologi dari Google dengan Indonesia. Menjangkau 100 juta pengguna internet user dengan balon Google, dan kebanyakan diprediksi datang dari pengguna smartphone," tandasnya.

Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan, Fetnayeti mengatakan, pemerintah mendukung pengembangan bisnis e-commerce di Indonesia. Sekarang ini, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika aktif mendukung lingkungan dan kondisi bisnis pengembangan usaha online.

Dia menyebutkan, pertumbuhan e-commerce di Indonesia terus meningkat. Transaksi perdagangannya, berdasarkan data dari Bank Indonesia pada 2014, mencapai Rp34,9 triliun. "Prediksi pada 2015 mencapai Rp 224,9 triliun," ujar Fetnayeti.

Namun, dibandingkan dengan bisnis retail secara keseluruhan, kontribusi retail online belum mencapai 1%, yakni hanya 0,06%.

Untuk itu, Fetnayeti mengharapkan dalam dua tahun ke depan kontribusi retail online bisa tumbuh sampai 5%. Terlebih, banyak hal menguntungkan dari bisnis retail online. "Online tidak perlu kantor dan gudang yang besar. Beda dengan bisnis offline yang harus memenuhi aturan, distribusi, dan perizinan,” sebutnya.

Untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat, Kementerian Perdagangan tengah menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang e-commerce sebagai salah satu wujud kehadiran pemerintah. "Pemerintah hadir dengan peraturan itu. Dengan adanya kepercayaan dari masyarakat, perdagangan secara online akan meningkatkan share, terutama retail secara keseluruhan," tandas Fetnayeti.
(dmd)
Berita Terkait
Harbolnas Ramadan Akan...
Harbolnas Ramadan Akan Mendapatkan Subsidi Ongkos Kirim
Meriahkan Festival 9.9...
Meriahkan Festival 9.9 Super Sale, Platform Belanja Online Ini Hadirkan Diskon hingga 70 Persen
Subsidi Ongkos Kirim...
Subsidi Ongkos Kirim E-Commerce dari Pemerintah Batal
UC Harbolnas 12.12 Hadirkan...
UC Harbolnas 12.12 Hadirkan Segudang Hadiah di Pengujung Tahun
Meriahkan Harbolnas...
Meriahkan Harbolnas dengan Belanja Produk Lokal Menggunakan Voucher PSBBI
Mungkinkah Singles’...
Mungkinkah Singles’ Day Jadi Ajang Balas Dendam Belanja?
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
4 jam yang lalu
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
13 jam yang lalu
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
15 jam yang lalu
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
20 jam yang lalu
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
21 jam yang lalu
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
1 hari yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved